Cara mengisi daya Smartphone baterai tanam tidak bisa sembarangan. Mengisi daya smartphone dengan baterai tanam memiliki cara tersendiri agar lebih awet. Tutorial ini harus Anda ketahui agar baterai smartphone bisa menjadi lebih awet.
Jangan sampai Anda melakukan kesalahan karena mengisi daya dengan salah. Karena jika baterai bermasalah, maka smartphone juga tidak akan bisa bekerja dengan maksimal.
Apalagi biaya perbaikan baterai tanam jauh lebih mahal daripada smartphone dengan baterai model zaman dulu.
Baca Juga: Cara Menghemat Baterai HP agar Awet dan Berfungsi Optimal
Jangan Salah, Begini Cara Mengisi Daya Smartphone Baterai Tanam!
Smartphone saat ini sudah menjadi kebutuhan utama. Digitalisasi yang semakin pesat dalam kehidupan membuat semua orang harus memiliki smartphone.
Perlu Anda ketahui bahwa smartphone keluaran terbaru saat ini dan yang lama cukup berbeda. Perbedaan yang paling terasa adalah di bagian baterainya.
Baterai smartphone saat ini semakin tahan lama dan sudah tidak removable lagi. Smartphone keluaran terbaru kebanyakan menggunakan baterai tanam yang tidak bisa dilepas sendiri.
Nah, perbedaan tersebutlah yang kemudian membuat cara merawat baterai tanam juga akan berbeda. Anda harus memperhatikannya agar baterai smartphone bisa lebih awet dan tahan lama.
Bagaimana Cara Merawat Baterai HP Agar Awet?
Baterai tanam pada smartphone sebenarnya sama saja dengan baterai biasa. Namun, Anda harus lebih berhati-hati dalam menggunakan baterai tanam.
Itu karena Anda tidak bisa mengatasinya sendiri. Biaya perbaikan dari baterai tanam yang rusak juga pastikan akan lebih mahal.
Jika Anda menggunakan smartphone keluaran terbaru, pastinya sudah menggunakan baterai tanam ini. Nah, baterai tanam tidak dapat Anda copot atau ganti begitu saja.
Ada beberapa cara mengisi daya smartphone baterai tanam yang benar. Yuk simak di sini.
1. Isi Baterai Saat Berada di Daya 20%
Sebenarnya smartphone akan memberikan peringatan kepada Anda apabila sudah waktunya mengisi daya. Biasanya smartphone akan memberi peringatan ketika persentase baterai sampai 20%.
Akan lebih baik apabila Anda mengisi baterai saat 20% agar performanya bisa tetap terjaga.
2. Jangan Mengisi Daya Sambil Tidur
Kebanyakan orang masih mengisi daya di malam hari dan meninggalkannya tidur hingga keesokan harinya. Padahal hal ini akan merusak performa baterai.
Smartphone akan terpapar daya berlebihan sehingga dapat mengakibatkan panas atau yang lainnya. Segera cabut ketika smartphone sudah terisi penuh.
Baca Juga: Cara Mematikan WiFi Otomatis di Android Agar Baterai Lebih Awet
3. Jangan Memainkannya Saat Mengisi Daya
Menjauhi kebiasaan buruk satu ini memang cukup sulit. Akan tetapi, ini menjadi salah satu cara mengisi daya smartphone baterai tanam paling ampuh.
Menggunakan smartphone sambil mengisi daya akan membuat daya listrik menjadi terhambat. Alhasil pengisian daya tidak akan optimal dan menyebabkan kerusakan.
4. Menggunakan Charger Asli
Saat mengisi daya smartphone, pastikan bahwa Anda menggunakan charger bawaan pabrik atau asli. Itu karena charger asli sudah cocok dengan kapasitas ruang penyimpanan baterai.
Charger abal-abal hanya akan membuat baterai mudah rusak. Bahkan terkadang ada yang membuat persentase baterai berkurang.
Kenapa HP Pakai Baterai Tanam?
Anda mungkin bertanya-tanya, kenapa smartphone saat ini justru beralih dari baterai removable dengan baterai tanam, padahal baterai jenis ini justru semakin rentan.
Sebenarnya alasan kenapa HP saat ini menggunakan baterai tanam itu cukup beragam. Salah satu alasannya adalah kemungkinan perangkat menjadi lebih tahan terhadap air.
Merangkum dari berbagai sumber, smartphone keluaran terbaru saat ini beralih ke baterai tanam karena memang lebih ramping dan ringan.
Biasanya juga baterai tanam akan lebih tahan lama dan memerlukan waktu singkat untuk mengisi daya.
Untuk mencegah kerusakan, maka Anda bisa melakukan cara mengisi daya smartphone baterai tanam seperti di atas.
Baca Juga: Cara Berbagi Daya Baterai Android, Tanpa Charger dan Colokan
Baterai Tanam Bisa Diganti Apa Tidak?
Meski namanya baterai tanam, bukan berarti baterai tersebut tidak dapat Anda perbaiki. Nyatanya Anda masih bisa memperbaiki baterai tanam ini jika terjadi masalah.
Hanya saja memperbaiki baterai tanam akan lebih sulit. Hanya orang-orang tertentu yang mengerti komponen smartphone-lah yang dapat membongkarnya.
Karena jika tidak, maka baterai bisa saja bertambah rusak. Anda harus membawa smartphone ke tempat servis terdekat atau perwakilan dari produk tersebut.
Harga penggantian dan perbaikan baterai juga pastinya lebih mahal. Oleh karena itu, lebih baik Anda melakukan cara mengisi daya smartphone baterai tanam agar semakin awet daripada harus memperbaikinya. (R10/HR-Online)