Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Puluhan calon penerima manfaat Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Karangpaningal, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), Minggu (10/11/2019).
Pemateri dari Kabupaten Ciamis, Aceng, ST, menjelaskan, peserta Bimtek kali ini adalah calon penerima manfaat program BSPS, dikhususkan untuk peningkatan rumah tidak layak huni, yang kondisinya sudah rusak.
“Program BSPS tidak diberikan dalam bentuk uang, melainkan dalam bentuk material. Sehingga warga penerima program manfaat tidak perlu khawatir, karena untuk proses pemberian dana akan dibantu oleh pihak Bank yang ditunjuk,” katanya.
Aceng menjelaskan, BSPS merupakan salah satu program Kementerian Perumahan dan Permukiman dalam mengatasi permasalahan Rutilahu. Program ini melibatkan partisipasi dan Swadaya masyarakat penerima bantuan.
Menurut Aceng, penerima manfaat diharapkan agar melaksanakan kegiatan dan bekerja sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan oleh Kementerian. Sehingga, tercipta hunian yang layak, baik secara kuantitas maupun kualitas.
“Penerima bantuan, selain untuk yang sudah tidak layak huni, juga untuk masyarakat berpenghasilan rendah,” katanya.
Kepala Desa Karangpaningal, Dede Hermawan, mengatakan, penerima program manfaat BSPS di Desa Karangpaningal berjumlah 46 kepala keluarga atau unit, dengan kategori peningkatan kualitas (PK).
“Mereka betul-betul masyarakat yang rumahnya tidak layak huni, apabila dilihat dari alas, lantai maupun dinding. Sehingga memenuhi kriteria keselamatan bangunan dan kesehatan bagi penghuni,” katanya.
Dede mengaku bersyukur karena kegiatan BSPS sangat membantu dalam penyediaan rumah layak huni. Sebab, sangat berdampak terhadap penanggulangan kemiskinan. Dengan adanya program BSPS juga, meringankan beban masyarakat.
“Apabila dilaksanakan dengan benar dan sungguh-sungguh, maka akan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan di Desa Karangpaningal,” katanya. (Dji/Koran HR)