Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Sejak pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dibuka tanggal 11 November 2019, Panitia Seleksi CPNS Kota Banjar mencatat ada sebanyak 4.200 pelamar yang terdata mendaftar di instansi Pemerintah Kota Banjar.
Hal itu dikatakan Teguh Eko Sulistiyanto, Panitia Seleksi CPNS Kota Banjar, kepada Koran HR, saat ditemui di Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Banjar, Selasa (25/11/2019).
“Tadi malam saya cek sampai siang ini sudah hampir 4.200-an yang mendaftar. Sejauh ini formasi yang paling banyak dicari mayoritas untuk formasi pendidikan, yaitu guru kelas dengan jumlah pendaftar sebanyak 424 peserta yang sudah mengisi form pendaftaran,” terangnya.
Selanjutnya, formasi untuk tenaga tekhnis ahli pengelola pengadaan barang dan jasa dengan jumlah 334 pendaftar. Sedangkan, untuk kesehatan ada 266 yang sudah mendaftar.
“Paling banyak di formasi tenaga tekhnis pengelola barang dan jasa. Untuk pendidikan, formasi guru kelas yang peminatnya banyak, dan kesehatan paling banyak di perawat,” jelas Teguh.
Hingga saat ini, proses pendaftaran masih berlangsung sesuai dengan jadwal akhir pendaftaran CPNS, yakni sampai tanggal 26 November 2019, pukul 23:11 WIB. Batas waktu pendaftaran tersebut sesuai dengan SSCN, dan untuk sementara ini pihaknya belum menerima info petunjuk, mengenai tambahan perpanjangan waktu.
Teguh juga menyebutkan, sejak pendaftaran CPNS berlangsung, banyak pendaftar yang kurang cermat dalam segi administrasi saat memilih kualifikasi pendidikan. Bahkan, banyak pula yang langsung menanyakan ke Kantor BKPPD Kota Banjar untuk meminta penjelasan. Meski demikian, hal itu tidak mengurangi antusiasme pelamar CPNS.
“Untuk hitungan pendaftar perharinya fluktuatif, ada naik turunnya. Paling sedikit sekarang ini mendekati penutupan, sedangkan puncak pendaftar terjadi pada tanggal 23-24 November kemarin, dua hari itu jumlahnya yang paling banyak,” jelasnya.
Teguh menambahkan, adapun untuk pengumuman hasil seleksi administrasi kemungkinan akan dilakukan pada bulan Desember mendatang. Namun, itupun kalau tidak ada perubahan. (Muhlisin/Koran HR)