Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-Sudah bertahun-tahun rumah reyot milik Ai Anisa, warga miskin di Dusun Sukahurip, RT 06 RW 03, Desa Sukaresik, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, tidak tersentuh bantuan pemerintah. Pasalnya kini rumah berukuran 4 x 6 milik Ai Anisa hampir roboh.
Rumah Ai Anisa tersebut sebagian terbuat dari bambu. Atapnya sudah lapuk dimakan usia. Apalagi ruangan dapurnya sudah ambruk. Sewaktu hujan lebat, Ai Anisa dan keluarga terpaksa mengungsi ke rumah tetangga.
Ketika ditemui Koran HR, belum lama ini, Ai Anisa mengatakan, rumah yang dia tempati bertahun-tahun itu belum pernah mendapatkan perbaikan. Kondisi lebih memilukan setelah dia ditinggal orang tuanya.dia pun makan sehari-hari ditanggung sang kakak.
Ai Anisa mengaku, hingga saat ini belum ada bantuan bedah rumah dari Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Desa setempat. Dia berharap pemerintah bisa membantu memperbaiki rumahnya, supaya bisa nyaman saat tidur pada malam hari. Dia benar-benar tergolong warga miskin.
”Kakak saya boro-boro bisa memperbaiki rumah, untuk makan saja pas-pasan untuk menanggung hidup saya dan keluarganya,” katanya.
Ai Anisa menerangkan bahwa dirinya juga tidak mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) dengan alasan kedua orang tuannya sudah meninggal.
“Tadinya saya bersama keluarga mendapatkan bantuan PKH, namun setelah orang tua saya meninggal, dicabut,” terangnya.
Sementara itu, tetangga Ai Anisa, Yani, membenarkan rumah yang ditempati Ai Anisa tersebut sudah tidak layak huni. Apalagi dapur sudah ambruk, jadi masak dan tidur di tempat yang sama. Dan kalau ada hujan disertai angin kencang, langsung mengungsi.
“Biasanya sih kalau musim hujan selalu ngungsi bersama keluarganya ke rumah saya,” ungkapnya.
Yani menerangkan, beberapa waktu lalu dapur milik Ai Anisa ambruk dikarenakan angin kencang. Alhasil dapur rumah yang ditempatinya tidak digunakan kembali.
“Kemarin juga terjadi angin kencang, sehingga menyebabkan dapur milik Ai Anisa robuh,” paparnya. (Fahmi/Koran-HR)