Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) antisipasi musim penghujan pasca kekeringan, di Aula BPBD Ciamis, Rabu (30/10/2019).
Soekiman, Kepala BPBD Ciamis mengungkapkan, sebelum memasuki musim penghujan, harus benar benar-benar mempersiapkan diri dalam penanggulan bencana, tujuannya untuk mengetahui potensi bencana saat musim penghujan nanti.
“Secepatnya kami BPBD akan mengadakan simulasi tanggap bencana bersama SKPD dan TNI/Polri, untuk waktunya kami akan umumkan,” katanya.
Tambah Soekiman, selain melaksanakan Rakor bersama TNI/Polri dan SKPD terkait, pihaknya juga melakukan pengecekan alat-alat mobilisasi.
“Entah itu pelampung dan lainnya, pokoknya yang berkaitan dengan penanggulangan bencana di musim penghujan, untuk alat-alat Insyaallah kami sudah siap,” ungkapnya.
Selain membahas antisipasi musim penghujan, pada Rakor BPBD Ciamis juga dibahas bencana musim kemarau. Menurut Soekiman, pihaknya telah menyalurkan hampir 1,2 juta liter air kepada 17 kecamatan di Kabupaten Ciamis.
“Sangat memprihatinkan kondisi kemarau hari ini, hampir di tiap kecamatan kesulitan air bersih,” terangnya .
Menurut Soekiman, kesulitan air bersih justru terjadi di desa-desa ataupun di perkampungan yang dikenal sebagai daerah dengan titik mata air.
“Sangat memprihatikan untuk Ciamis Selatan hampir sumber mata air di sana kering saat musim kemarau tahun ini,” katanya.
Soekiman mengimbau agar masyarakat kabupaten Ciamis menjaga lingkungan dan melakukan penghijauan. (Fahmi/R7/HR-Online)