Kamis, April 3, 2025
BerandaBerita CiamisPria di Ciamis yang Aniaya Anak Tiri Hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka

Pria di Ciamis yang Aniaya Anak Tiri Hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-Setelah terbukti melakukan penganiayaan yang menyebabkan anak tirinya meninggal dunia, AD (25), warga Desa Gunungcupu, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ditetapkan sebagai tersangka setelah sebelumnya ditangkap oleh jajaran Satreskrim Polres Ciamis. Dari hasil pemeriksaan polisi, pelaku mengaku telah aniaya anak tiri hingga meninggal dunia.

Sebelumnya, Alvin Putra Samsyulbahri, balita umur 3 tahun, warga Desa Gunungcupu, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, harus meregang nyawa setelah dihajar ayah tirinya pada Senin (21/10/2019) dini hari. Diduga saat melakukan penganiayaan, ayah tiri korban sedang dalam pengaruh minuman keras.

Adapun sebelumnya dia merangkai cerita bahwa dirinya bersama anak tirinya mengalami kecelakaan saat mengendarai sepeda motor, itu hanyalah dalih untuk menutupi perbuatan kejamnya.

Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso, saat mengelar konferensi pers, di Mapolres Ciamis, Selasa (22/10/2019), mengatakan, dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku telah memukuli anak tirinya sebanyak 10 kali. Adapun alasan memukul korban, karena pelaku kesal terhadap korban yang terus menangis saat diantar menggunakan sepeda motor ke rumah nenek korban.

“Jadi, awal sebabnya, saat di perjalanan mengunakan sepeda motor menuju rumah nenek korban, pelaku meminta kepada anak tirinya agar tidak terus menangis. Tapi si korban terus menangis dan tidak mau berhenti,” ujarnya.

Karena kesal, lanjut Bismo, kemudian pelaku memukul korban agar berhenti menangis. Meski sudah dipukul, korban tetap saja menangis. Dari situ emosi pelaku memuncak. Kemudian pelaku berhenti di perjalanan dan mengancam menurunkan korban.

“Meski sudah diancam diturunkan, korban terus saja menangis dan tidak mau menuruti permintaan pelaku. Dari situ pelaku aniaya anak tiri hingga tak sadarkan diri. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku memukul bagian tangan, wajah dan perut korban,” ujarnya.

Kata Bismo, pelaku pun mengaku saat menganiaya korban tengah dalam pengaruh minuman keras jenis arak Ciu. Namun, saat korban pingsan setelah dianiaya, justru pelaku yang berinisiatif membawa korban ke puskesmas. Kemudian dirujuk ke rumah sakit Jasa Kartini Tasikmalaya hingga akhirnya korban meninggal dunia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan pelaku dan isterinya, lanjut Bismo, diketahui tidak ada permasalahan yang memicu terjadi penganiayaan. Dengan kata lain penganiayaan tersebut dilakukan secara spontan tanpa dipicu permasalahan lain.

“Hubungan rumah tangga antara pelaku dengan istrinya yang merupakan ibu korban tidak ada masalah. Mereka berumah tangga normal-normal saja. Hal itu diketahui setelah kami melakukan pemeriksaan saksi-saksi termasuk memeriksa istri pelaku,” ungkapnya.

Bismo membenarkan bahwa kasus ini terungkap setelah pihaknya mendapat laporan dari ayah kandung korban.

“Saat korban akan dimakamkan, ayah kandungnya datang dan melihat kondisi jenazah anaknya. Dari situ ayah kandung korban melihat ada bekas luka lebam di beberapa bagian tubuh anaknya. Berangkat dari situ kemudian ayah korban melapor kepada kami,” terangnya.

Bismo mengatakan tersangka yang sudah aniaya anak tiri hingga meninggal dunia akan dijerat dengan Undang-undang Perlindungan Anak nomor 35 tahun 2014 dan diancam dengan hukuman 15 tahun penjara. (Fahmi/R2/HR-Online)

Pemancing Hanyut Terbawa Arus di Sungai Cipalu Tasikmalaya

Pemancing Hanyut Terbawa Arus Sungai di Tasikmalaya

harapanrakyat.com,- Seorang pemancing hanyut terbawa arus di Sungai Cipalu, Desa Nangelasari, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (2/4/2025) petang. Korban bernama Ratim (42)...
Kolam Renang Arnaya Ciamis

Kolam Renang Arnaya, Alternatif Wisata Murah saat Libur Lebaran di Ciamis

harapanrakyat.com,- Kolam Renang Arnaya yang terletak di Desa Jalatrang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat menjadi destinasi wisata yang ramai dikunjungi oleh para wisatawan....
Tanah Milik Pemkab Ciamis di Desa Bangbayang Terlantar, Warga Inisiatif Bersihkan

Tanah Milik Pemkab Ciamis di Desa Bangbayang Terlantar, Warga Inisiatif Bersihkan

harapanrakyat.com,- Tanah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis yang terletak di Desa Bangbayang, Kecamatan Cipaku, Jawa Barat, terlihat tidak terawat. Rerumputan dan ilalang tumbuh liar,...
Longsor Tutup Jalan Desa di Langkaplancar Pangandaran

Longsor Tutup Jalan Desa di Langkaplancar Pangandaran

harapanrakyat.com,- Hujan deras yang terjadi pada Rabu (2/4/2025) sore hingga malam hari mengakibatkan longsor di beberapa titik di Dusun Cigorowek, Desa Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar,...
Jalur selatan Garut padat sejak pagi

Jalur Selatan Garut Padat Sejak Pagi, Arus Wisata dan Arus Balik Mendominasi

harapanrakyat.com,- Jalur selatan Garut, Jawa Barat, kembali padat oleh kendaraan sejak pagi, Kamis (3/4/2025). Kendaraan yang mengarah ke arus wisata dan sebagian arus balik...
anak disabilitas tertinggal di Sumedang

Orang Tuanya Panik Kejar Tas dalam Bus, Anak Disabilitas Tertinggal di Sumedang

harapanrakyat.com,- Seorang anak perempuan penyandang disabilitas bernama Alula Wafa Salsabila (8) tertinggal orang tuanya usai turun dari bus angkutan balik lebaran di Bundaran Binokasih,...