Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita CiamisPerampok yang Bunuh Guru SMK di Ciamis Ternyata Masih Tetangganya

Perampok yang Bunuh Guru SMK di Ciamis Ternyata Masih Tetangganya

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Pelaku kasus pembunuhan dan perampokan yang menewaskan seorang guru SMK swasta bernama Rina Suharyati Amalia (46), warga Dusun Cipeuteuy RT 002/RW 001 Desa Girilaya, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ternyata masih tetangganya.

Pelaku adalah pria berinisial Wn, seorang pengangguran yang masih berstatus lajang. Korban dan pelaku masih satu kampung atau tetanggaan.

Berita terkait: Guru di Ciamis Tewas Dibunuh Rampok, Saat Ditemukan Lehernya Dililit Kain

Perangkat Desa Girilaya Kecamatan Panawangan, Yayat Suyatna, mengatakan, pelaku kini sudah diamankan oleh Polsek Panawangan untuk diminta pertanggungjawabannya di muka hukum. Sebelumnya pelaku ditangkap oleh warga di rumah korban.

“Jadi, setelah warga menemukan korban tewas di kamarnya, kemudian mendapati seorang pria yang ditemukan di kamar sebelah. Saat ditemukan, pria itu seperti pura-pura pingsan dan ketika ditanya oleh warga pun tidak mau menjawab,” ujarnya, kepada HR Online, Minggu (06/10/2019) siang.

Yayat menambahkan ketika dibawa oleh pihak kepolisian, pria yang diduga sebagai pelaku itu harus digotong ke mobil polisi. Namun, ketika berada di kantor Polsek Panawangan, pria itu sudah sadarkan diri dan berada di sel tahanan polsek.

“Kayanya si pelaku pura-pura pingsan. Mungkin takut jadi bulan-bulanan warga,” ujarnya.

Yayat membenarkan bahwa pelaku masih tetanggaan dengan korban. Usia pelaku pun masih muda dan berstatus lajang serta kesehariannya menanggur atau tidak memiliki pekerjaan.

“Namun warga di sini tidak menyangka pria berinisial Wn itu nekad melakukan pencurian dan pembunuhan. Karena dia tidak pernah memiliki riwayat pernah mencuri atau termasuk anak nakal. Kesehariannya sering berada di rumahnya dan tidak pernah macam-macam,” terangnya.

Ketika ditanya kenapa kasus ini bermotif pencurian atau perampokan, Yayat mengatakan, dari informasi yang diperolehnya, di tas pelaku ditemukan sejumlah uang yang diduga milik korban.

“Mengenai berapa nominal uangnya dan bagaimana modusnya, tanyakan saja ke pihak kepolisian. Karena saya tidak berhak menerangkan kronologis kasusnya. Hanya saja, ketika saya menanyakan ke pihak kepolisian, pada kasus pembunuhan ini ada dugaan motif pencurian,” ujarnya.

Menurut Yayat, pelaku dikabarkan masuk ke rumah korban sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Kemudian sekitar pukul 07.00 WIB pelaku ditemukan warga sedang berada di kamar yang bersebelahan dengan kamar korban.

“Memang warga juga heran kenapa pelaku masih berada di rumah korban hingga pukul 7 pagi dan ketika ditemukan pura-pura pingsan. Kalau lihat di film-film atau kasus perampokan lainnya, biasanya si perampok tidak lama berada di lokasi. Tetapi pelaku dalam kasus ini bisa berjam-jam berada di rumah korban,” ujarnya.

Yayat menduga mungkin karena pelaku masih amatir hingga kaget ketika korbannya tewas. “Dugaan kami mungkin dia kaget korbannya sampai meninggal dan takut ketahuan warga. Sehingga dia kebingungan dan akhirnya mengurung di dalam kamar,” ujarnya.    

Menurut Yayat, korban tinggal sendiri di rumahnya karena ditinggal pergi suaminya yang bekerja di luar jawa. Sementara kedua anaknya, kata dia, sekolah dan tinggal di pesantren. “Jadi setiap hari korban sendiri berada di rumahnya. Mungkin hal itu yang dimanfaatkan oleh pelaku,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Risqi Akbar membenarkan adanya kasus pembunuhan tersebut. Menurutnya, kasus tersebut diduga bermotif pencurian dan kekerasan. Pelaku pun sudah dilakukan penangkapan. “Saat ini masih dalam pemeriksaan. Sementara jenazah korban saat ini masih diotopsi di RS Sartika Asih Bandung,” katanya.

Sebelumnya, seorang guru SMK swasta yang juga warga Dusun Cipeuteuy RT 002/RW 001 Desa Girilaya, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, bernama Rina Suharyati Amalia (46), ditemukan tewas di kamarnya dengan kondisi telungkup serta pada bagian lehernya terdapat lilitan kain.

Dari informasi yang dihimpun, korban tewas dibunuh rampok dan ditemukan tewas pada Minggu (06/10/2019) pagi tadi. (Edji/R2/HR-Online)

Nadin Amizah Tuai Hujatan Pasca Akui Menyesal Ikut Ajang Pencarian Bakat

Nadin Amizah Tuai Hujatan Pasca Akui Menyesal Ikut Ajang Pencarian Bakat

Nadin Amizah tuai hujatan pedas dari warganet. Ini merupakan buntut panjang pasca pengakuan Nadin yang menegaskan jika ia menyesal pernah ikut ajang pencarian bakat...
Penampakan Kepadatan Arus Balik Lebaran di Jalur Selatan Garut Hari Ini

Penampakan Kepadatan Arus Balik Lebaran di Jalur Selatan Garut Hari Ini

harapanrakyat.com,- Kepadatan arus balik lebaran di jalur selatan Garut, Jawa Barat, kembali terlihat pada Jumat (4/4/2025) pagi ini. Arus balik kendaraan dari arah Tasikmalaya,...
Aktor Senior Ray Sahetapy Meninggal Dunia Diusia 68 Tahun

Aktor Senior Ray Sahetapy Meninggal Dunia Diusia 68 Tahun

Dunia hiburan tanah air kembali berduka, aktor senior Ray Sahetapy meninggal dunia pada usia 68 tahun. Artis Indonesia legendaris ini, menghembuskan nafas terakhirnya pada...
Pria Disabilitas Asal Grobogan

Pria Disabilitas Asal Grobogan Jadi Korban Curas di Sumedang, Polisi Buru Pelaku

harapanrakyat.com,- Seorang pria disabilitas asal Grobogan, Jawa Tengah, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Raya Sumedang-Subang. Tepatnya di Dusun Sela Awi, Desa...
Contraflow dan One Way

Jadwal Contraflow dan One Way Arus Balik Lebaran 2025

harapanrakyat.com,- Korlantas Polri menerapkan sistem contraflow dan one way guna mengantisipasi kepadatan kendaraan tujuan Jakarta pada arus balik Lebaran 2025. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit...
Layanan libur lebaran

Permudah Urus Dokumen Kependudukan, Disdukcapil Ciamis Buka Layanan saat Libur Lebaran, Catat Waktunya!

harapanrakyat.com,- Permudah masyarakat urus dokumen, Disdukcapil Ciamis menggelar pelayanan khusus di luar jam kerja. Acara ini berlangsung Kamis (3/4/2025) malam. Pelayanan di luar jam kerja...