Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita PangandaranPelaku Pembunuhan di Pangandaran Dibekuk Polisi, Masalahnya Korban Enggan Berhenti Jadi PSK

Pelaku Pembunuhan di Pangandaran Dibekuk Polisi, Masalahnya Korban Enggan Berhenti Jadi PSK

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Kasus pembunuhan di Pangandaran dengan korban Dede Trisna Juwita (36), warga Dusun Golempang RT 01/02 Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, atau tepatnya di kawasan objek wisata Pantai Batu Hiu, pada pada Rabu (18/09/2019) lalu, ternyata bukan murni bermotif perampokan, namun di balik itu ada motif asmara yang dimana pelaku mengaku sebagai pacar korban.

Hal itu terungkap setelah Satreskrim Polres Ciamis berhasil menangkap pelaku dalam pelariannya. Pelaku berinisial TR (27), warga Dusun Cipangasih RT 25/ RW 10 Desa Kertaharja Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran ini dibekuk polisi di daerah Tengerang Banten.

Berita Terkait: Seorang Ibu Muda di Pangandaran Tewas Dibunuh Rampok

Setelah membunuh korban, pelaku membawa kabur motor Honda Beat milik korban. Kemudian motor korban dijual kepada tersangka K, warga Dusun Sukamenak RT 02/ RW 01 Desa Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya. Uang dari hasil penjualan motor itu digunakan oleh pelaku untuk bekal dalam pelariannya.

Kapolres Ciamis, AKBP Bismo Teguh Prakoso, saat menggelar konferensi pers terkait kasus pembunuhan di Pangandaran, di Mapolres Ciamis, Selasa (15/10/2019), mengatakan, tersangka adalah pacar korban atau bukan pelaku kejahatan yang sengaja melakukan perampokan. Awal dari kasus ini, kata dia, ketika tersangka kesal terhadap korban yang tidak mau menuruti permintaannya.

“Saat pertemuan pada dini hari itu pelaku meminta kepada korban untuk berhenti menjual diri atau sebagai PSK (pekerja seks komersil). Kemudian pelaku mengajak kepada korban untuk membina hubungan serius. Namun korban menolak permintaan pelaku,” katanya.

Karena pelaku kesal, lanjut Bismo, kemudian mencekik leher korban sampai akhirnya korban meninggal dunia. Ketika korban meninggal, pelaku pun panik dan berpikir untuk melarikan diri dari kejaran polisi.

“Ketika berpikir untuk kabur, pelaku langsung mengambil motor korban. Setelah itu motor tersebut dijual kepada tersangka K,” ujarnya.

Menurut Bismo, pelaku mengaku baru dua kali bertemu dengan korban. Pada pertemuan pertama, pelaku mengunjungi warung milik korban dan melakukan perkenalan antara keduanya.

“Saat pertemuan pertama itu, keduanya saling bertukar nomor ponsel. Kemudian berlanjut berkomunikasi via media sosial. Dari komunikasi itulah pelaku mengaku berpacaran dengan korban,” ujarnya.

Pada malam tragedi yang berujung maut itu, pelaku datang ke rumah korban. Pada saat itu pelaku mengungkapkan keseriusannya ingin menikahi korban dan akhirnya terjadi pembunuhan.

“Selain berjualan warung kecil-kecilan, korban pun berprofesi sebagai PSK di kawasan objek wisata Batu Hitu,” ungkapnya.

Setelah dilakukan penangkapan, lanjut Bismo, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Honda Beat dan dua buah handphone yang diketahui milik korban yang dibawa kabur oleh pelaku.

“Pria berinisial K yang menadah atau membeli motor hasil curian pelaku pun kami tetapkan sebagai tersangka. Namun, dengan tuduhan yang berbeda,” ujarnya.

Untuk pria berinisial TR atau pelaku pembunuhan di Pangandaran, kata Bismo, akan dikenakan pasal 338 Jo Pasal 365 Ayat 1 ke 3 KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Sementara untuk tersangka K, sebagai penadah motor curian, dikenakan pasal 480 KHUPidana. (Fahmi/R2/HR-Online)

gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...