Sabtu, Maret 29, 2025
BerandaBerita CiamisDPRD dan Pemkab Ciamis Sepakati Pembelian Mobil Damkar

DPRD dan Pemkab Ciamis Sepakati Pembelian Mobil Damkar

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-DPRD dan Pemkab Ciamis pada perubahan APBD tahun 2019 menyepakati anggaran untuk penanggulangan bencana sekitar Rp. 13 miliar. Anggaran itu diperuntukan untuk pembelian tiga mobil damkar (pemadam kebakaran), lima mobil tangki air dan dua perahu karet. 

Ketua DPRD Ciamis, Nanang Permana, mengatakan, pada perubahan APBD tahun 2019 tidak banyak item yang dianggarkan. Pihaknya bersama Pemkab hanya menyepakati dua item anggaran, yaitu untuk anggaran penanggulangan bencana dan anggaran pembiayaan pelaksanaan CPNS.

“Jadi, kami hanya menganggarkan yang mendesak saja. Kalau pelaksanaan CPNS, karena pemerintah pusat akan melakukan pengadaan pegawai untuk seluruh kabupaten/kota di Indonesia, kebetulan Pemkab Ciamis membutuhkan tambahan pegawai. Kebutuhan tambahan pegawai pun sama sangat mendesak,” ujarnya, kepada Koran HR, pekan lalu.

Nanang mengatakan, pihaknya sepakat bahwa Pemkab Ciamis harus membeli tambahan mobil pemadam kebakaran. Karena menurutnya, mobil Damkar yang dimiliki Pemkab saat ini hanya sebanyak dua unit. 

“Sementara wilayah Kabupaten Ciamis ini sangat luas. Makanya, ketika terjadi kebakaran sering kali tidak tertolong, karena jauhnya jarak dari Ciamis kota ke beberapa wilayah kecamatan. Jadi, kalau ada tambahan mobil damkar, bisa ada unit yang disimpan di wilayah Ciamis selatan dan Ciamis utara,” ujarnya.

Menurut Nanang, dari lima mobil tangki yang akan dibeli, tiga mobil tangki diantaranya akan difungsikan sebagai pemback-up mobil damkar dalam menangani kebakaran. “Jadi, ketika mobil damkar menangani kebakaran, mobil tangki itu berfungsi sebagai penyuplai air ke mobil damkar. Dengan begitu penanganan kebakaran akan cepat tertangani,” katanya.

Sementara dua mobil tangki sisanya, lanjut Nanang, akan difungsikan sebagai penyuplai air bersih ke beberapa daerah yang rawan kekeringan. Saat ini, kata dia, Pemkab Ciamis hanya memiliki satu unit mobil tangki. 

“Sementara hasil penelitian BPBD terdapat 12 kecamatan di Kabupaten Ciamis yang rawan kekeringan ketika terjadi musim kemarau. Sedangkan mobil yang dimiliki Pemkab hanya satu unit. Makanya sangat mendesak untuk dilakukan penambahan,” terangnya.   

Untuk perahu karet, lanjut Nanang, sangat dibutuhkan apabila terjadi bencana banjir. Menurutnya, di Kabupaten Ciamis terdapat beberapa kecamatan yang kerap kali terjadi banjir apabila musim hujan tiba. “Saat ini Pemkab belum memiliki perahu karet. Setiap kali banjir selalu meminjam ke instansi lain. Makanya perahu karet pun perlu dimiliki oleh Pemkab untuk penanganan bencana yang dilakukan BPBD,” ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, saat menyampaikan sambutan pada pembahasan APBD perubahan 2019, di Gedung DPRD Ciamis, beberapa waktu lalu, mengatakan, pihaknya mengusulkan untuk melakukan pembelian mobil damkar, mobil tangi air dan perahu karet. Kebutuhan tersebut benar-benar sangat mendesak. 

Herdiat menjelaskan, khusus untuk mobil damkar, petugas Damkar selalu mendapat cibiran dari masyarakat ketika menangani kebakaran di beberapa kecamatan yang jaraknya jauh dari pusat kota Ciamis. 

“Ketika menangani kebakaran di wilayah Banjarsari, misalnya, ketika petugas damkar datang ke lokasi, langsung mendapat tepuk tangan dari masyarakat. Tepuk tangan itu cibiran, bukan pujian. Karena ketika petugas damkar datang, rumah yang terbakar sudah padam oleh warga atau sudah hangus karena tidak tertolong,” 

“Itu jelas tamparan bagi kami khususnya Pemkab Ciamis. Artinya, ada pelayanan masyarakat yang belum kami penuhi. Makanya, melalui anggaran perubahan tahun 2019 ini kami mengusulkan pembelian mobil damkar beserta pembelian mobil tangki air dan perahu karet untuk penanganan bencana banjir,” tegasnya.

Herdiat mengatakan saat ini Pemkab Ciamis hanya memiliki dua mobil damkar. Itupun, kata dia, hanya satu unit mobil damkar yang masih dikatakan layak. “Dengan adanya penambahan mobil damkar diharapkan penanganan kebakaran di seluruh kecamatan di Kabupaten Ciamis bisa tertangani dengan baik,” pungkasnya. (Bgj/Koran-HR)

Sistem One Way

Urai Kemacetan Arus Mudik, Polres Garut sudah Berlakukan Sistem One Way 11 Kali

harapanrakyat.com,- H-3 lebaran 2025, jajaran kepolisian dari Polres Garut, Jawa Barat menerapkan sistem one way atau satu arah belasan kali. Bahkan tercatat sudah sebanyak...
Bus DAMRI Stasiun Banjar

Dishub Kota Banjar Ungkap Kelanjutan Operasi Shuttle Bus DAMRI Jalur Stasiun Banjar-Pangandaran

harapanrakyat.com,- Dinas Perhubungan Kota Banjar, Jawa Barat, mengungkapkan kelanjutan pelaksanaan operasional shuttle bus DAMRI dari Stasiun Banjar menuju Pangandaran. Sebelumnya, ini mendapat penolakan. Hal itu...
Selatan Garut

Tinjau Langsung Pergerakan Mudik di Jalur Selatan Garut, Wakapolri: Ada 60 Persen Kendaraan Keluar Jakarta

harapanrakyat.com,- Wakapolri Komjen Ahmad Dofiri, meninjau jalur mudik Selatan Garut, Jawa Barat. Selain memeriksa fasilitas mudik yang didirikan petugas kepolisian, Wakapolri juga memberi motivasi...
Tanah bantalan rel kereta api longsor

Tanah Longsor Bantalan Rel Kereta di Petak Ciamis-Manonjaya, Sejumlah Perjalanan KA Dialihkan

harapanrakyat.com,- PT KAI Daop 2 Bandung menghentikan sementara sejumlah perjalanan kereta api (KA). Hal itu karena adanya tanah longsor pada bantalan rel kereta api...
Bupati Ciamis jembatan rusak

Tinjau Jembatan dan Jalan Rusak Akibat Bencana, Bupati Ciamis: Secepatnya Diperbaiki

harapanrakyat.com,- Bupati Ciamis Herdiat Sunarya memantau langsung sejumlah jembatan rusak dan jalan longsor di beberapa titik di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jumat (28/3/2025). Hadir...
Kandungan Surat Al Maidah Ayat 90, Larangan Bermaksiat

Kandungan Surat Al Maidah Ayat 90, Larangan Bermaksiat

Islam sebagai agama yang penuh kasih sayang telah menetapkan aturan yang melindungi umatnya. Salah satunya adalah larangan terhadap khamar dan judi yang dijelaskan dalam...