Dekorasi dan interior maksimalis saat ini mendapatkan semakin banyak sorotan, terutama sebagai respon terhadap gaya minimalis yang populer dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir.
Secara garis besar, maksimalis merupakan kebalikan dari minimalis. Artinya, keduanya punya karakteristik yang sangat kontras.
Dekorasi dan Interior Maksimalis
Dalam dekorasi dan interior maksimalis, dinding dengan dekorasi minim, cat warna putih, dan skema warna yang netral tidak akan Anda temui sama sekali.
Sebab, dalam gaya maksimalis, makin cerah, besar, dan “ramai” warna-warni yang digunakan, makin bagus. Hal ini berarti Anda bisa menggunakan berbagai elemen, warna, tekstur, dan gaya untuk mendekorasi sebuah ruangan.
Sebelumnya, maksimalisme merupakan salah satu kategori musik, seni visual, dan literatur. Dan sekarang, gaya ini telah masuk ke dalam ranah desain interior.
Meskipun maksimalisme mendorong Anda untuk memanfaatkan berbagai warna, tekstur, gaya, dan elemen, bukan berarti maksimalisme adalah wujud dari tindakan menjejali ruangan dengan banyak barang.
Justru, dekorasi dan interior maksimalis akan mengajak Anda untuk mendalami pengulangan (repetisi), pola, warna-warni yang berani (bold), detail grafis yang rumit, hingga dekorasi yang sepenuhnya unik.
Meskipun kesan yang diberikan seolah “berlebihan”, sebenarnya semuanya direncanakan dengan sedemikian rupa.
Karena itu, kalau gaya minimalis menjaga agar dekorasi ruangan tetap seminim mungkin, maksimalisme membebaskan Anda untuk menggunakan ruang yang ada dengan cara seberani mungkin.
Karena itulah maksimalisme juga tidak bisa dipisahkan dari desain modern, terutama dengan tambahan warna-warni berani dan aksen modern yang digunakan dalam dekorasi.
Jadi, jika Anda selama ini beranggapan bahwa gaya minimalis kurang mencerminkan kepribadian Anda yang “ramai” dan “berani”, dekorasi dan interior maksimalis bisa jadi pilihan yang layak untuk dijajal sebagai bahan eksperimen Anda berikutnya. Hanya saja, coba pahami elemen-elemen utamanya terlebih dahulu agar Anda tidak kebingungan saat menjajal gaya maksimalis ini.
Elemen Desain Maximalism
Pertama, Anda bisa cek dulu berbagai ide dan inspirasi dekorasi maksimalis yang bisa Anda temukan di internet.
Coba amati foto-foto yang Anda temukan, dan sampaikan apa kesan yang Anda tangkap dari berbagai ruangan bergaya maksimalis tersebut.
Apakah Anda merasa terintimidasi oleh beragam warna, tekstur, dan gaya yang digunakan di dalam masing-masing ruangan bergaya maksimalis yang Anda temukan?
Kalau iya, Anda tak perlu cemas. Sebab, ingat bahwa gaya maksimalis bertujuan untuk membebaskan Anda dalam menerapkan selera pribadi ketika mendekorasi ruangan.
Jadi, jika dibandingkan dengan gaya minimalis yang membatasi dekorasi seminimal mungkin, dekorasi dan interior maksimalis justru bisa jadi terasa jauh lebih personal.
Sebab, dengan gaya ini, Anda bebas menuangkan kreativitas Anda dalam mendekorasi ruangan yang sepenuhnya mencerminkan selera pribadi dan kepribadian Anda. Dengan begitu, karakter Anda tercermin di dalam ruangan.
Sementara itu, jika Anda perlu mengidentifikasi ruangan bergaya maksimalis, Anda bisa temukan beberapa karakteristik utama, seperti:
- Penggunaan layering.
- Pola yang berulang pada kain yang digunakan, seperti animal prints, pola bunga, atau abstrak.
- Warna yang kaya dan berani.
- Aksesoris yang unik.
- Padu-padan warna dan tekstur.
- Penggunaan aksesoris dekorasi yang beragam, seperti buku, patung, karya seni, dan sebagainya.
- Perpaduan gaya, seperti klasik, eklektik, dan boho, dengan sentuhan modern.
Menggabungkan Gaya Maksimalis
Untuk Anda yang sudah yakin ingin menjajal gaya dekorasi dan interior maksimalis, Anda tak perlu tergesa-gesa. Justru, sebaiknya Anda mulai secara perlahan, misalnya mulai dari menambahkan warna, menambah layer pola, dan mulai memajang aksesoris yang secara pribadi Anda anggap menarik.
Kalau Anda khawatir eksperimen Anda akan membuat ruangan nampak berantakan, coba gunakan aksesoris seperti koleksi buku, bantal sofa, dan tanaman.
Kemudian, tambahkan aksesoris baru secara bertahap. Anda juga bisa gunakan rak atau lemari untuk memberikan kesan rapi.
Kemudian, Anda bisa gunakan animal print seperti corak kulit ular atau leopard sebagai warna dasar.
Sebab, warna-warna animal prints sebenarnya terbilang netral, tapi tetap mampu memberikan kesan unik untuk dekorasi dan interior maksimalis yang tidak mengganggu pandangan atau nampak terlalu “ramai”.
Jadi, bagaimana? Makin tertarik untuk bereksperimen dengan dekorasi dan interior maksimalis untuk hunian Anda? (R11/HR-Online)