Ukuran bumi sangatlah luas. Tetapi apa jadinya bila ukuran planet yang merupakan tempat tinggal makhluk hidup ini dua kali lipat besarnya dari sekarang?
Sebagai tempat yang dihuni umat manusia, bumi diciptakan sedemikian rupa. Hal ini supaya dapat mendukung kehidupan semua makhluk hidup yang tinggal di dalamnya.
Tapi apa jadinya bila massa bumi akan bertambah dua kali lipat? Seperti informasi yang dilansir dari Live Science. Bila ukuran bumi dua kali lipat, tentu diameternya akan menjadi 25749 km. Massa planet bumi akan meningkat 8 kali. Selain itu, gaya gravitasi juga dua kali lebih kuat.
Dampak Buruk Ukuran Bumi yang Bertambah
Apa saja akibat dan dampak buruk bila ukuran bumi benar-benar dua kali lipat dari sekarang? Berikut ini adalah informasi lengkap mengenai hal tersebut.
Berat Badan Manusia Ikut Bertambah
Gravitasi bumi yang mengalami peningkatan bisa membuat bobot manusia meningkat. Dengan demikian, saat diukur dengan timbangan angka yang tertera juga dua kali lipat dari angka sebelumnya.
Tubuh Semakin Pendek
Tulang belakang manusia tentunya lebih terpadat kan karena daya tarik gravitasi bumi yang semakin kuat. Hal ini akan mengakibatkan ukuran badan semua spesies makhluk hidup yang ada di bumi ini menjadi semakin pendek.
Sehingga tidak heran bila tinggi badan astronot bisa bertambah 2 inci saat di luar angkasa. Sebab gaya gravitasi yang lemah akan membuat cairan yang berada di tulang belakang menjadi memuai.
Akan tetapi tinggi badan astronot tersebut akan kembali normal setelah mereka kembali ke bumi. Dengan demikian pakaian astronot di luar angkasa selalu dibuat dengan ukuran lebih longgar. Hal ini untuk mengakomodir perubahan anatomi tubuh.
Kesulitan Berjalan
Selain itu, dampak meningkatnya gravitasi juga bisa mengakibatkan manusia kesulitan berjalan dan memerlukan banyak tenaga. Tubuh manusia terasa berat dan kemungkinan tulang serta otot rapuh. Karena tidak kuat menopang berat tubuh yang semakin bertambah.
Perubahan Adaptasi dan Evolusi Makhluk Hidup
Adaptasi serta evolusi makhluk hidup juga terjadi perubahan saat gravitasi meningkat hingga 2 kali lipat. Hal ini termasuk pula yang terjadi pada tubuh manusia.
Pada akhirnya manusia akan lebih pendek karena terus ditarik ke bawah oleh gravitasi yang kuat. Makhluk lain seperti hewan pun juga demikian. Ini akan mengakibatkan semua jenis spesies lebih pendek dari sebelumnya.
Akan tetapi hewan kecil sepertinya akan lebih sedikit terpengaruh. Sebab kebutuhan energi untuk mereka dalam bergerak tidak meningkat dengan signifikan.
Gravitasi lebih kuat bisa berpengaruh pada hewan yang umumnya ada di atas tanah. Entah itu di atas pohon atau terbang. Mereka tentu akan kesulitan memanjat sebab berat tubuh mereka bertambah.
Gunung Api akan Meletus
Jumlah elemen yang kondisinya tidak stabil di dalam perut bumi juga mengalami peningkatan dengan massa yang bertambah. Hal ini akan mengakibatkan pemanasan berlebih serta peningkatan aktivitas vulkanik yang ada di planet bumi.
Gunung berapi terbesar yang ada di dunia mulanya tidak aktif. Tetapi dengan perubahan ukuran bumi ini akhirnya mereka terbangun dari tidurnya. Gunung berapi akan meletus kan lahar panas dari isi perut bumi.
Hingga pada akhirnya, aktivitas gunung berapi lebih intens dan mengubah wajah bumi. Hal ini akan menciptakan area daratan baru. Bahkan perubahan iklim juga akan kemungkinan terjadi, sebab gas yang ditimbulkan dari letusan tersebut mempengaruhi atmosfer.
Hutan akan Tumbang
Setelah terjadi perubahan ukuran bumi hingga dua kali lipat. Lalu seberapa tinggi pohon dapat tumbuh? Sebenarnya hal ini berkaitan dengan gravitasi.
Sebuah pohon terus tumbuh selama jumlah energi yang diperlukan guna mengangkut air ke atas lebih sedikit. Dibandingkan dengan jumlah energi yang didapatkan dari fotosintesis.
Peningkatan gravitasi yang terjadi saat ukuran massa bumi bertambah hingga dua kali lipat bisa mengganggu keseimbangan pohon. Hal ini dikarenakan pohon perlu lebih banyak energi agar dapat memindahkan air ke batang.
Akibat buruk dari terjadinya peningkatan ukuran bumi hingga dua kali lipat ini adalah banyak pohon di hutan yang tumbang dan mati. Pohon baru yang tumbuh akan tumbuh dengan ukuran pendek. (R9/HR-Online)