Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-106 Kodim 0613/Ciamis tahun 2019, bersama Pemkab Pangandaran, yang dilaksanakan di Desa Parakanmanggu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tanggal 2 Oktober 2019 mendatang, rencananya akan dibuka langsung oleh Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata.
Pasiter Kodim 0613/Ciamis, Kapten. Arh. Agus Gusnedi, mengatakan, Bupati Pangandaran akan menjadi inspektur upacara pembukaan kegiatan tersebut, sekaligus menyerahkan Program TMMD kepada Dandim 0613/Ciamis.
“TMMD ke-106 itu rencananya akan dihadiri oleh Pangdam III Siliwangi. Selain itu, dalam acara pembukaan TMMD tersebut juga akan diadakan acara hiburan kesenian tradisional berupa seni ibing atau ronggeng amen,” kata Agus Gusnedi, kepada HR Online, saat ditemui dalam kegiatan Pra-TMMD, Jum’at (27/09/2019).
TMMD merupakan program kerjasama terpadu dan berkelanjutan antara TNI dengan pemerintah daerah untuk mensinergikan program di masing-masing instansi. Hal itu dilakukan untuk membantu meningkatkan percepatan pembangunan di daerah.
Lebih lanjut Agus Gusnedi, mengatakan, untuk upacara penutupannya akan dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober 2019, dan dilanjutkan dengan penyerahan hasil kegiatan TMMD kepada Pemerintah Kabupaten Pangandaran.
Dalam kegiatan penutupan nanti akan digelar bhakti sosial berupa bazar, pembagian sembako, pelayanan kesehatan, pelayanan KB, donor darah, dan pengobatan gratis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.
“Saya berharap kegiatan tersebut dapat membantu mensinergikan program pembangunan di Kabupaten Pangandaran, mempererat kedekatan warga Kabupaten Pangandaran dengan TNI, serta meningkatkan perekonomian di Desa Parakanmanggu,” ungkapnya.
Sebelumnya, kegiatan Pra-TMMD telah dilaksanakan pada tanggal 7 Agustus 2019 lalu yang dibuka secara resmi oleh Dandim 0613/Ciamis, Letkol. Arm. Tri Arto Subagio.
Kegiatan Pra TMMD ini dilaksanakan untuk menunjang pelaksanaan TMMD ke-106 tahun 2019 yang akan dilaksanakan pada 2 Oktober 2019 mendatang.
Agus menambahkan, pembangunan yang akan dikerjakan nanti berupa pembangunan fisik, yaitu gedung olahraga dan jalan lingkungan yang bisa memakan waktu tiga bulan, sehingga kegiatannya perlu dilakukan sejak awal.
“Tentunya dengan adanya Pra-TMMD ini diharapkan saat pelaksanaan TMMD pada 2 Oktober 2019 nanti bisa selesai tepat waktu,” pungkasnya. (Cenk/R3/HR-Online)