Berita Banjar, (harapanrakyat.com),– Setelah hampir 5 jam berjibaku dengan api, Tim UPT Damkar Kota Banjar dibantu aparat kepolisian akhirnya berhasil memadamkan api yang membakar puluhan hektar lahan warga di Kawasan perbukitan perbatasan Desa Neglasari- Balokang, Kota Banjar, Jawa Barat, Jum’at (13/9/2019).
Pantauan HR Online di lapangan, kebakaran lahan di Kota Banjar yang makin meluas, akhirnya memaksa Tim Damkar membawa satu unit mobil pemadam ke atas bukit.
Meski kesulitan karena perbukitan yang cukup terjal, namun semburan air pemadam akhirnya mampu memadamkan api yang sudah berkobar sejak siang.
Aam Amijaya, UPT Damkar Kota Banjar, mengatakan, untuk memadamkan api membutuhkan waktu yang cukup lama, terlebih medannya juga sulit. Selain menerjunkan satu unit mobil Damkar, beberapa Aspar pun digunakan untuk membantu memadamkan api.
“Alhamdulillah, berkat kerjasama semua meski rada kesulitan setelah hampir lima jam, api bisa dipadamkan,” kata Aam.
Berita Terkait: Lahan Perbukitan di Kota Banjar Terbakar, Penyebabnya Gara-gara Bakar Sampah
Sementara itu berdasarkan keterangan dari Kepolisian Sektor Banjar melalui Bripka Fajar DS, terungkap kebakaran lahan di Kota Banjar tersebut, awalnya diketahui oleh seorang pengendara sedang melintas di Blok Batu Gajah, Desa Neglasari.
Pengendara tersebut melihat adanya kebakaran di Lahan kosong, tepatnya di dekat bekas galian tanah, kemudian dia mendatangi TKP, setelah dilakukan pengecekan awal, kobaran api merembet ke pinggir jalan lalu naik ke atas lahan kosong yang terletak di dekat jalur induk PLN.
“Si pengendara ini kemudian memberitahukan kejadian tersebut ke Kantor Polsek Banjar,” kata Bripka Fajar.
Kata dia, pihaknya langsung menuju TKP dipimpin oleh Bripka Fajar DS, anggota Polsek Banjar dan Petugas Pemadam Kebakaran Kota Banjar menuju tempat kebakaran.
Pihak Polsek mengimbau warga masyrakat agar lebih waspada mengantisipasi terjadinya kebakaran, terlebih saat musim kemarau.
“Jangan bakar-bakar sampah dan puntung rokok sembarangan, terutama di lahan kering untuk menghindari sesuatu yang dapat memicu kebakaran,” imbau Bripka Fajar. (Muhlisin/R7/HR-Online)