Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita BanjarKasus Pencabulan Anak di Kota Banjar, Seorang Guru Honorer Diciduk Polisi

Kasus Pencabulan Anak di Kota Banjar, Seorang Guru Honorer Diciduk Polisi

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Jajaran Kepolisian Polres Kota Banjar berhasil mengungkap kasus pencabulan anak di Kota Banjar yang menyasar puluhan anak di bawah umur.

Tersangka yang kini sudah mendekam di tahanan Polres Banjar diketahui adalah seorang guru honorer di salah satu Sekolah Dasar (SD) di wilayah Banjar.

Kapolres Kota Banjar, AKBP Yulian Perdana, mengungkapkan pencabulan anak ini awal mulanya Kepolisian mendapatkan laporan 2 orang anak yang dicabuli oleh RSM (11).

Setelah ditelusuri, RSM ternyata selain menjadi pelaku, juga menjadi korban dari AM (12). Selama dua ini ada pihaknya terus melakukan penyelidikan hingga kasus ini terungkap.

“Saat kita dalami kasus ini, AM ternyata menjadi salah satu korban dari HA (43) yang berprofesi sebagai guru honorer di salah satu SD yang ada di Banjar,” ungkap Yulian.

Dari keterangan tersangka, HA telah melakukan pencabulan terhadap 10 anak laki-laki. Kesepuluh anak itu antara lain FS (15), RN (16), RSW (16), AGR (15), AM (12), RS (16), R (15), H (15), Y (15) dan X (16).

Dari jumlah korban pencabulan anak ini, lanjut Yulian, AM yang merupakan korban HA juga melakukan pencabulan terhadap RSM (11).

Selanjutnya, RSM yang merupakan korban dari AM, juga melakukan pencabulan terhadap SAS (7) dan MA (6).

TKP Pencabulan Anak di Kota Banjar

Kasus pencabulan anak di Kota Banjar ini, imbuh Yulian, berdasarkan TKP, dua anak SAS (7) dan MA (6) dicabuli oleh RSM di sebuah rumah.

Sementara AM cabuli RSM sekitar tanggul Sungai Citanduy yang berada di Blok Kokoplak, Desa Sinartanjung, Kecamatan Pataruman. Sedangkan TKP AM dicabuli oleh HA di sebuah konter HP milik HA.

“Korban oleh HA itu diiming-imingi servis HP gratis, diberikan HP hingga diberikan baju, celana maupun sandal, seperti barang bukti yang sudah kami amankan. Dari tahun 2017-2019, korban dari aksi HA ada 5 orang, di antara AM. Sementara 5 lainnya masih dalam proses penyelidikan,” imbuh Yulian.

Dari keterangan HA, Yulian menuturkan, HA dulunya merupakan korban dari salah satu anggota keluarganya sendiri. Sehingga, perilaku menyimpang tersebut menular terhadap tersangka.

Apalagi dari tangan tersangka berhasil diamankan handphone yang di dalamnya terdapat video adegan-adegan yang menyimpang.

“Dari kasus pencabulan anak ini, tersangka dijerat Pasal 82 ayat 1, 4, 5, 6, 7 JO pasal 76 E UU RI Nomor 23 tahun 2002. Yaitu tentang perlindungan anak yang telah diubah dalam UU RI Nomor 17 tahun 2016 JO nomor 35 tahun 2014.

Dengan ancaman minimal 5 tahun dan maskimal 15 tahun berikut dengan sepertiga hukuman dan denda paling banyak 5 miliar,” pungkasnya. (Muhafid/R6/HR-Online)

Hujan Meteor Lyrid 2025, Fenomena Langit Spektakuler di Bulan April

Hujan Meteor Lyrid 2025, Fenomena Langit Spektakuler di Bulan April

Setiap tahun, langit malam bulan April dihiasi oleh salah satu fenomena alam yang paling dinanti, yaitu hujan meteor Lyrid 2025. Hujan meteor ini berasal...
gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...