Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita BanjarCerita Asal Mula Nama Desa Kujangsari Kota Banjar

Cerita Asal Mula Nama Desa Kujangsari Kota Banjar

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Asal mula nama Desa Kujangsari diambil dari nama tokoh masyarakat setempat, yang terilhami oleh nama sandi atau alias Eyang Kujang Gerang, yang saat ini makamnya menjadi salah satu situs cagar budaya di Kota Banjar.

Hal itu dikatakan Kiai Syuhud (70), warga Dusun Cijurey, RT.03/04, Desa Kujangsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, kepada Koran HR, (17/09/2019).

Ia menuturkan, nama Kujang Gerang merupakan nama alias dari tokoh Sholih yang namanya ingin disamarkan. Karena itulah, tidak ada yang mengetahui siapa nama asli Eyang Kujang Gerang.

“Nama asli beliau tidak ada yang mengetahui. Ini juga berdasarkan cerita turun-temurun dari para leluhur di daerah sini,” terangnya.

Kiai Syuhud juga menjelaskan, nama Kujang Gerang bukanlah nama dari senjata khas Tatar Sunda, melainkan nama alias atau nama sandi dari orang Sholih. Meski memang Kujang merupakan nama senjata khas Tatar Sunda, tapi ini menjadi nama sandi atau nama alias seseorang.

“Sedangkan, Gerang bukanlah garang atau ganas. Kata Gerang berasal dari bahasa Sunda yang berarti tua, sepuh, ampuh, atau sakti,” jelas Kiai Syuhud.

Sementara itu, Idi Suryadi (65), salah seorang tokoh masyarakat Dusun Cijurey, RT.04/05, mengatakan, nama asli Kujang Gerang adalah Eyang Jaya Binangun, sedangkan adiknya yang dikenal dengan Tenggek Loncer bernama asli Minak Loncer atau dikenal dengan Minak Jinggo.

“Kujang Gerang adalah tokoh Sholih, kala itu sedang mengembangkan Islam, beliau  berasal dari Cirebon,” kata Idi.

Senada dikatakan perawat makam/juru kunci situs Eyang Kujang Gerang, Dusun Cijurey, Iwan Cahya Herawan (38), bahwa Eyang Kujang Gerang adalah orang sholih yang berasal dari Kota Cirebon.

“Di dekat makam Eyang Kujang Gerang ada mata airnya. Di situ dahulu Eyang Kujang Gerang mandi, berwudu dan bersuci. Saat ini mata air tersebut digunakan untuk kebutuhan warga,” jelasnya.

Iwan meyakini, Eyang Kujang Gerang adalah tokoh sholih, dan itu dibuktikan dengan adanya batu tapak, yaitu batu bulat dengan bekas dua telapak kaki dan bekas jidat yang diyakini sebagai tempat sholat Eyang Kujang Gerang.

Menurut pengalaman Iwan sebagai mantan perawat benda-benda bersejarah di Museum Pusaka Galuh Kabupaten Ciamis, batu tapak yang ditemukan itu merupakan saksi sejarah yang tinggi nilainya.

Iwan pun mengatakan, sekitar tahun 2015, warga di daerah tersebut sempat ramai berebut batu tapak peninggalan Eyang Kujang Gerang. Warga berniat akan menjualnya, karena pada ribut, akhirnya Iwan yang dibantu adiknya, menitipkan batu tapak di Museum Pusaka Galuh Kabupaten Ciamis. Sampai saat ini keberadaannya masih ada di museum.

Menurutnya, situs Eyang Kujang Gerang jika dirawat bersama-sama bisa lebih bagus, sehingga akan menarik minat pengunjung. “Selain menjadi saksi sejarah, tempat tersebut juga  memberikan dampak positif bagi warga, misalnya jalan menjadi ramai, dan banyak pedagang,” kata Iwan.

Dari pantauan Koran HR, jalan menuju areal makan Eyang Kujang Gerang tidak terlalu sulit untuk dilalui. Di antara  pepohonan Jati yang kini mengering, terlihat jelas tumbuh-tumbuhan hijau menjadi tanda Eyang Kujang Gerang di makamkan. (Sugeng/Koran HR)

Doa Agar Mudah Menghafal dan Memperkuat Ingatan

Doa Agar Mudah Menghafal dan Memperkuat Ingatan

Doa agar mudah menghafal bisa diamalkan oleh setiap umat muslim. Ada kalanya hafalan terasa sulit dilakukan. Apalagi jika tidak berlandaskan niat sungguh-sungguh dan semangat...
Cara Mengaktifkan Notifikasi Prioritas Apple Intelligence di iPhone

Cara Mengaktifkan Notifikasi Prioritas Apple Intelligence di iPhone

Notifikasi Prioritas Apple Intelligence jadi salah satu inovasi terbaru di iPhone. Sebagaimana yang kita tahu, iPhone termasuk ponsel berkelas dan tak pernah berhenti berinovasi....
Cara Pasang PP Guard Facebook, Jaga Keamanan Foto Profil

Cara Pasang PP Guard Facebook, Jaga Keamanan Foto Profil

Cara pasang PP Guard Facebook mungkin sedang Anda butuhkan saat ini. Facebook adalah salah satu media sosial terbesar di dunia, namun sayangnya, foto profil...
Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Tidak semua tokoh besar mendapat tempat dalam buku sejarah Indonesia. Beberapa nama tetap hidup melalui cerita lisan yang diwariskan turun-temurun. Sejarah Tumenggung Kopek adalah...
Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan baru saja memperkenalkan generasi terbaru dari Nissan Micra EV 2025. Mobil Nissan terbaru tersebut kini bertransformasi menjadi kendaraan listrik sepenuhnya. Nissan Micra atau...
Pemandian Air Panas

Menikmati Wisata Pemandian Air Panas Cileungsing Sumedang Saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Obyek wisata Pemandian Air Panas Cileungsing di Cilangkap, Kecamatan Buahdua, Sumedang, Jawa Barat, kembali menarik ribuan wisatawan pada libur Lebaran 2025. Destinasi wisata ini...