Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita PangandaranAkibat Terdampak Abrasi, Jalan Penghubung Pangandaran-Tasikmalaya Terancam Terputus

Akibat Terdampak Abrasi, Jalan Penghubung Pangandaran-Tasikmalaya Terancam Terputus

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Akibat terdampak abrasi, jalan nasional yang menghubungkan wilayah Pangandaran- Tasikmalaya atau tepatnya berada di Desa Ciparanti, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, kini nyaris terputus. Panjang jalan yang terdampak abrasi kurang lebih sekitar 2 kilometer.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, bersama jajaran pejabat Pemprov Jabar, meninjau ke lokasi abrasi tersebut, Jum’at (13/09/2019). Di sela-sela tinjauan lapangan, Uu mengatakan, pihaknya akan segera melakukan langkah untuk melakukan penanganan jalan yang terdampak abrasi tersebut. Terlebih, kata dia, abrasi sudah hampir menggerus seluruh badan jalan.

“Memang disayangkan posisi jalan ini sangat berdekatan dengan bibir pantai atau hanya berjarak sekitar 20 meter. Akibatnya, ketika terjadi abrasi, langsung mengancam jalan. Sampai-sampai nyaris terputus,” ujarnya.

Langkah sementara, lanjut Uu, pihaknya sudah mengintrusikan kepada stafnya agar lebih banyak memasang plang pemberitahuan agar pengguna jalan berhati-hati ketika melintas ke jalan yang terkena abrasi tersebut.

“Kondisi jalan ini sudah memprihatinkan dan bisa mengancam keselamatan pengendara apabila tidak berhati-hati saat melintas,” ujarnya.

Baca Juga : Wagub Jabar Puji Jeje yang Gercep Tutup Objek Wisata di Pangandaran

Penanganan Jalan Harus Profesional

Uu mengatakan dalam menangani jalan yang terkena abrasi ini harus direncanakan serta dirancang dengan struktur kontruksi berteknologi tinggi. Hal itu agar kekuatan jalan bisa bertahan lama dan tidak lagi terdampak abrasi.

“Dalam penanganan jalan ini harus profesional. Karena kalau hanya sekedar memperbaiki yang abrasi saja tidak akan kuat lama. Hal ini akan menjadi masukan untuk dibahas di tingkat provinsi dan kemudian diusulkan ke Kementerian Pekerjaan Umum sebagai pihak yang berwenang terhadap jalan nasional ini,” katanya.

Apalagi, tambah Uu, jalan nasional tersebut satu-satunya akses jalan utama yang menghubungkan antara wilayah Kabupaten Pangandaran dengan Tasikmalaya. Namun begitu, lanjut dia, penanganan jalan tersebut baru bisa dikerjakan tahun depan. Karena dalam sistem penganggaran keuangan Negara harus diusulkan setahun sebelumnya.  

“Minimalnya tahun ini bisa dibuat detail enggineering desain (DED) dulu. Jadi, ketika masuk anggaran tahun depan, bisa langsung dikerjakan,” terangnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Jawa Barat, Indra Sofyan, mengatakan, jalan yang terdampak abrasi itu merupakan jalan nasional yang merupakan kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum. Namun begitu, kata dia, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak kementrian agar secepatnya dilakukan penanganan.

“Namun pihak provinsi akan turut serta melakukan penanganan abarasi ini. Kami akan teliti dulu apa yang menyebabkan abrasi. Kalau penyebabnya akibat kencangnya ombak, kami akan pasang break water atau pemecah ombak seperti yang sudah dipasang di pantai Pangandaran,” ujarnya.

Dengan dipasang break water, lanjut dia, diharapkan ombak tidak sampai ke simpadan pantai, sehingga resiko terjadi abrasi bisa diminimalisir.

“Belakangan ini sering terjadi ombak pasang dan langsung menghantam ke area simpadan. Karena keseringan dihantam ombak, maka lambat laun terjadi abrasi. Dengan dipasang break water, diharapkan ombak sudah pecah di bibir pantai dan tidak lagi menghantam ke daerah simpadan pantai,” terangnya. (Ceng2/R2/HR-Online)

gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...