Polusi cahaya yang dialami bumi kini cukup parah. Bahkan sudah mengancam kehidupan dan ekosistem yang ada di bumi. Kondisi kota yang gemerlap di malam hari dan banyaknya kawasan yang tidak gelap.
Hal ini menimbulkan cahaya yang terang dimana-mana. Bintang sulit untuk dilihat dan diamati oleh observatorium bumi. Dampak malam gelap yang hilang dari muka bumi menimbulkan polusi cahaya yang berbahaya.
Pencahayaan yang salah dalam pengelolaannya bisa mengubah warna serta kontras langit di malam hari. Hal ini bisa melampaui cahaya alami bintang serta bisa mengganggu ritme sirkadian.
Dimana proses 24 jam kebanyakan organisme yang bisa mempengaruhi lingkungan, satwa liar, sumber daya energi, manusia dan juga penelitian astronomi.
Ancaman dari polusi cahaya semakin tumbuh sebab permintaan cahaya buatan semakin meningkat setiap tahunnya. Kini Photopollution bukanlah sebuah fenomena baru.
Bahkan sudah sejak 50 tahun terakhir, saat banyak negara yang makmur dan urban. Maka permintaan pencahayaan di luar ruangan semakin meningkat.
Oleh sebab itu, Photopollution telah menyebar keluar batas kota. Bahkan ke daerah pinggiran kota dan juga pedesaan.
Pengertian Polusi Cahaya
Polusi cahaya dapat didefinisikan sebagai Photopollution. Ini adalah penggunaan pencahayaan di luar ruangan yang sangat berlebihan. Pencahayaan ini cenderung salah arah atau invasive.
Berbagai macam bentuk dari polusi pencahayaan sendiri banyak ditemukan dan sudah lazim di Amerika utara seperti New York, Washington DC, Los Angeles. Bahkan Eropa dan Asia juga sudah mengalaminya.
Di seluruh dunia polusi bercahaya sebesar ini semakin meningkat. Hal ini terbukti dari Jurnal Ekologi dan Masyarakat yang menyebutkan bahwa pencahayaan buatan semakin meningkat setiap tahunnya.
Bahkan peningkatannya cukup besar hingga 20% per tahun yang tergantung wilayahnya.
Peningkatan ini terjadi karena adanya kebutuhan mendesak. ASalnya dari kebijakan polusi pencahayaan yang telah melampaui efisiensi energi yang menyertakan manusia lingkungan dan juga hewan.
Jenis Polusi Cahaya yang Mengancam Bumi
Photopollution ini dapat terjadi dalam berbagai macam bentuk. Bahkan satu sumber cahaya saja juga bisa menghasilkan berbagai macam polusi yang bisa mengancam bumi. Apa saja itu? Berikut ini informasi lengkapnya.
Glare
Cahaya silau atau glare merupakan sensasi visual yang telah dialami seseorang saat cahaya menyimpang. Cahaya dari bidang visual lebih besar dibandingkan dengan cahaya yang telah digunakan mata.
Silau yang dihasilkan itu tergantung dari intensitas. Silau bisa mengurangi kontras, kinerja visual dan juga persepsi warna.
Trespass Light
Sebutan Trespass Light ini sering dikenal sebagai cahaya tumpahan saat lampu tanpa sengaja ikut menerangi rumah yang ada di aera lainnya.
Tumpahan cahaya atau Trespass Light ini merupakan bentuk polusi cahaya yang bisa dibilang paling subyektif. Sebab tak ada pedoman dalam menentukan dimana, kapan dan berapa besar cahaya yang tak diinginkan.
Salah satu contoh umum dari cahaya tumpahan ini bisa kita lihat pada cahaya lampu jalan. Cahaya masuk lewat jendela dan dapat menerangi kamar tidur.
Cahaya yang didapat dari dinding luar yang lebih mengarahkan cahaya ke langit daripada memantulkannya ke tanah. Itu semua contoh Trespass Light.
Light Clutter
Light Clutter ini sering disebut juga dengan kekacauan cahaya. Ini merupakan pengelompokan berlebihan yang berasal dari cahaya terang.
Cahaya ini bisa menyebabkan kebingungan dan juga mengalihkan perhatian yang berasal dari objek yang ada di sekitarnya atau objek yang dayang.
Contoh dari kekacauan cahaya ini sering kita temui di jalan raya yang telah dikelilingi oleh lampu jalan yang tidak ada tutupnya.
Atau bisa juga dari iklan dan rambu lalu lintas yang menyala terang.
Sky Glow
Photopollution yang bernama Sky Glow ini dihasilkan dari sumber alami dan juga buatan manusia. Lebih besar lagi disebabkan karena lampu artifisial yang rancangan dan targetnya buruk.
Terjadinya pencemaran cahaya ini terjadi saat cahaya dipancarkan secara langsung pada atmosfer. Pemancaran tersebut baik secara sengaja maupun tidak.
Dimana cahaya tersebar oleh debu dan juga molekul gas sehingga dapat menciptakan cahaya oranye yang mirip kubah yang dapat menutupi langit di malam hari.
cahaya dapat mengurangi kontras yang ada pada bintang dan juga galaksi di langit. Hal ini tentu saja akan membuat benda langit akan sulit untuk dilihat. Bahkan meski menggunakan teleskop sekalipun.
Layanan Taman Nasional juga telah menyampaikan bahwa cahaya langit buatan yang yang ada di kota-kota besar dapat terlihat sampai 200 mil jauhnya di banyak taman nasional yang ada.
Seperti halnya lampu terang yang ada di Las Vegas. Tepatnya di Taman Nasional Great Basin Nevada. Lokasinya 295 mil di sebelah barat kota. Juga pada Taman Nasional Death Valley, California di 118 mil di sebelah barat kota.
Polusi cahaya juga tampak di Taman Nasional Bryce Canyon yang ada di Utah. Padahal tempat ini dulunya dikenal sebagai tempat paling gelap yang ada di wilayah Amerika Utara. Lokasinya lebih dari 260 mil dari timur laut kota. (R9/HR-Online)