Jumat, Maret 28, 2025
BerandaBerita BanjarJual Daun Sente ke Australia, Pengusaha Muda Kota Banjar Raup Puluhan Juta...

Jual Daun Sente ke Australia, Pengusaha Muda Kota Banjar Raup Puluhan Juta Rupiah

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Bagi sebagian orang, daun sente gunung hanya berguna untuk pakan ikan ataupun hanya sebagai tanaman di pekarangan. Tapi tidak bagi Yusuf Supian (32), warga RT. 03/03, Dusun Cijurey, Desa Kujangsari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat.

Tak banyak yang tahu kalau daun sente gunung atau daun kajar yang gampang ditemukan di kawasan pegunungan itu, ternyata bisa menjadi bisnis yang menjanjikan hingga menghasilkan uang puluhan juta rupiah. Bahkan penjualannya sampai ke Australia.

Seperti halnya yang dilakukan Yusuf, saat ditemui Koran HR, Selasa (20/08/2019) sore, ia sedang sibuk menata daun sente yang diambilnya dari area perkebunan karet di Kota Banjar, untuk dipilih dan dijemur di halaman rumahnya.

“Ini daun sente atau daun kajar saya ambil dari gunung di sekitar sini. Sekarang lagi dipilih dulu sebelum dikeringkan,” katanya.

Di tengah kesibukanya itu, Yusuf menceritakan pengalamanya sebagai pengusaha daun sente yang sudah ditekuninya selama setengah tahun ini. Awalnya ia diajak temannya mencari daun sente untuk dijual. Karena memang di daerahnya banyak ditemukan tanaman tersebut.

Meski begitu, lanjut Yusuf, tak sembarang daun sente bisa diambil dan bernilai jual. Hanya daun sente gunung atau kajar saja yang bisa diproduksi. Sedangkan, daun sente yang banyak tumbuh di pekarangan rumah tidak bisa diolah dan tidak laku.

Dia menjelaskan, untuk membedakan antara daun sente kampung dan sente gunung yakni, daun sente gunung selain hanya tumbuh di kawasan perkebunan karet, daunya berbentuk lebar dan setelah proses pengeringan warnanya akan berubah menjadi kuning agak kecoklatan. Berbeda dengan sente kampung yang berdaun kecil dan berwarna coklat.

Yusuf juga mengungkapkan, dirinya pun tak perlu bersusah payah mencari bahan baku, karena hampir setiap hari ia mendapatkan tumbuhan daun sente di kawasan pegunungan yang ada di Kota Banjar.

“Dulu pernah coba tanam di kebun sekitar rumah, tapi hasil daunya tidak maksimal. Mungkin karena tanahnya berbeda sama tanah gunung, atau bisa juga faktor cuacanya terlalu panas,” tuturnya.

Namun, Yusuf tidak terlalu khawatir kehabisan bahan baku, karena setelah daun sente diambil atau dipetik, hanya dalam waktu dua bulan saja tanaman tersebut akan terus berkembang lagi.

Adapun untuk proses pengeringan, setelah daun sente dikumpulkan, kemudian dipilih dan dijemur selama satu hari. Setelah agak kering, baru digantung dan dianginkan. “Dijemurnya tidak boleh terlalu kering soalnya nanti mudah rusak, makanya dianginkan biar rada lembab,” jelasnya.

Saat ini dirinya sudah mampu memproduksi sebanyak 1,5 ton daun sente kering dalam setiap bulannya, dan dijual ke daerah Jombang dengan harga per kilogram senilai Rp20 ribu.

“Hampir tiap bulan saya kirim, dari sini dibawa ke Jombang dulu, ditampung semua di sana, baru kemudian dikirim ke Australia,” terangnya.

Saat ditanya kegunaan daun sente, menurut Yusuf, berdasarkan informasi yang didapatnya, di Australia daun tersebut nantinya akan dijadikan sebagai bahan herbal. Dirinya pun berharap ke depan usahanya ini semakin lancer dan berkembang. (Muhlisin/Koran-HR)

lahan PTPN VIII di Sukawarna Bandung Barat

Viral di Media Sosial Lahan PTPN VIII di Bandung Barat Jadi Objek Wisata, Eiger Camp Pastikan Hanya Gunakan KDB 2 Persen

harapanrakyat.com - Pembangunan objek wisata di lahan PTPN VIII yang berlokasi di Desa Karyawangi, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menghebohkan warganet. Banyak warganet...
Investasi di New Development Bank BRICS, Peluang Baru Indonesia

Investasi di New Development Bank BRICS, Peluang Baru Indonesia

Investasi di New Development Bank BRICS memberikan peluang besar yang menarik untuk Indonesia. Keputusan ini membuka peluang besar dalam sektor investasi dan pembangunan. Pemerintah...
Kekerasan terhadap media

AMSI Kecam Tren Kekerasan Terhadap Perusahaan Media dan Jurnalis 

Tren kekerasan serta intimidasi terhadap jurnalis dan perusahaan media di dua pekan terakhir meningkat. Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) pun mengecam tindakan itu lantaran...
Imbauan Bupati untuk Pencegahan dan Pemadaman Kebakaran

Persiapan Ciamis Hadapi Idulfitri: Imbauan Bupati untuk Pencegahan dan Pemadaman Kebakaran

harapanrakyat.com,- Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis, Jawa Barat, mengeluarkan surat edaran (SE) Imbauan Pencegahan Kebakaran. SE yang Bupati Ciamis,...
Filter Strawberry TikTok Viral, Begini Cara Menggunakannya

Filter Strawberry TikTok Viral, Begini Cara Menggunakannya

Filter Strawberry TikTok tengah trending saat ini. Meski begitu, tidak semua pengguna media sosial tersebut mengenalnya. Hal ini terlihat dari tak sedikitnya pengguna yang...
insentif guru ngaji

Tunjang Kesejahteraan Guru Ngaji, Komisi VII DPR RI Dorong Pemerintah Beri Insentif

harapanrakyat.com - Komisi VII DPR RI menginginkan pemerintah bisa memberikan insentif guru ngaji. Hal itu untuk menunjang kesejahteraan guru ngaji kerap tak terperhatikan pemerintah. Baca...