Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Ciamis, dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam memberikan pendidikan kepada anak. Hal itu dilakukan sebagai upaya agar guru bisa membangun potensi siswa.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, mengatakan, peningkatan kreatifitas dan inovasi dari tenaga pendidik ini akan mampu membangun potensi dari siswa, dalam hal penyerapan materi yang diberikan selama proses pembelajaran di kelas.
“Guru harus mengkreasi proses pembelajaran menjadi kreatif dan inovatif,” ujarnya saat memberikan materi pada acara Workshop Pengembangan Pembelajaran Inovatif Guru PAUD di Hotel Priangan, Rabu (7/8/2019).
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 108 guru PAUD di Ciamis yang berasal dari 27 kecamatan se-Kabupaten Ciamis.
Kata Andang, guru PAUD harus menanamkan pada pendidikan karakter dan kecerdasan anak sejak usia dini. Karena sekarang PAUD menjadi peletak dasar sebelum mereka masuk ke sekolah dasar.
“Kesiapan mental dan psikologi anak penting, makanya PAUD diberi ruang untuk berkreatifitas meningkatkan pemahaman dan pendalaman karakter anak, bisa dengan bermain ke rumahnya agar tahu kondisi keluarga si anak itu,” jelasnya.
Lanjutnya, guru PAUD harus mampu membuat suasana nyaman bagi anak. Caranya bisa lewat pendekatan dari hati ke hati dan memaksimalkan bakat dan potensi anak.
“Jika anak suka nyanyi arahkan, suka musik drum band arahkan. Itu akan membuat anak nantinya terbiasa ketika masuk ke sekolah dasar,” ucapnya.
Menurutnya, orang tua jangan memaksakan anak usia PAUD agar bisa baca tulis. “Jika belum bisa jangan dipaksakan, biarkan dulu anak PAUD belajar bersosialisasi dengan lingkungannya,” tandasnya. (Jujang/R7/HR-Online)