Cara kerja mobil listrik memang saat ini tengah dicari tahu. Hal ini berkaitan dengan rencana mobil listrik yang bakal mengaspal di Indonesia. Seperti yang diketahui, presiden Joko Widodo belum lama ini sudah menandatangani Perpres. Isi Perpres tersebut adalah mengembangkan industri dalam bidang mobil listrik yang ada di Indonesia.
Popularitas dari mobil listrik kini semakin menjadi-jadi di era modern. Mobil listrik sendiri telah dikembangkan dalam dua tipe yakni low emission vehicle dan zero emission vehicle. Mobil dengan tipe ini memakai baterai sebagai sumber daya penggerak nya. Jika baterai habis maka di charge agar mobil dapat digerakkan kembali.
Mobil listrik adalah salah satu tipe mobil yang tidak menggunakan mesin bertenaga BBM. Namun mobil ini hanya mengandalkan baterai electric vehicle.
Sementara itu cara kerja mobil listrik untuk pengisian baterainya dapat diisi dengan memakai sumber listrik eksternal. Selain itu bisa juga dari pengumpulan energi kinetik ketika melakukan pengereman.
Sebenarnya di dalam mobil listrik terdapat 5 komponen utama. Mulai dari motor listrik, sistem kendali, charger, baterai dan juga manajemen daya. 5 komponen tersebut bekerja sama untuk bisa menggerakkan mobil listrik.
Apakah anda masih penasaran dengan mobil listrik? Informasi lengkap dibawah ini menghadirkan cara kerja mobil listrik yang bisa anda ketahui.
Beginilah Cara Kerja Mobil Listrik
Seperti yang dikutip dari beberapa sumber bahwasanya cara kerja mobil listrik seperti Tesla memakai baterai lithium-ion sebagai sumber dari tenaganya. Paling tidak di dalam mobil tesla ini memakai 7000 cell baterai di dalam satu mobil. Daya dari baterai ini lalu diteruskan ke bagian motor.
Selanjutnya motor lah yang nantinya akan mengubah energi listrik menjadi putaran atau energi mekanik. Motor induksi 3 phase rotating magnetic field atau RMF dapat menghasilkan putaran tinggi yang akan dilanjutkan ke gearbox.
Putaran motor pada mobil Tesla dapat mencapai 18.000 rpm. Di dalam motor ini terdapat motor speed sensor yang bisa mengetahui seberapa kecepatan putaran dan juga arah motor yang diperlukan.
Dari motor ini ada drive inverter dengan teknologi canggih. Fungsinya dapat menentukan perpindahan gir, mengetahui injakan pedal gas pengemudi dan juga mengontrol akselerasi.
Drive inverter menjadi otak mobil listrik. Drive inverter juga berfungsi untuk mengubah arus DC yang berasal dari baterai ke AC agar bisa memutarkan motor. Dari sini maka putaran motor dikontrol supaya sesuai dengan perintah dari pengemudi.
Jika terjadi pengereman dan putaran motor harus diperlambat. Maka drive inverter yang bisa mengontrol semuanya sesuai bacaan sensor yang terdapat pada mobil. Supaya dapat menjalankan mobil maka perputaran motor diteruskan ke gearbox. Gearbox lalu akan meneruskan perputaran motor yang diteruskan pada drive shaft masing-masing roda.
Di dalam gearbox ini ada oli yang fungsinya untuk melumasi bagian gir supaya tidak akan terjadi keausan. Dari gearbox, putaran motor listrik kemudian berlanjut ke bagian differential. Disini perputaran roda terbagi antara roda kiri dan kanan.
Lantas bagaimana cara mobil listrik bisa mundur?
Caranya bisa dilakukan dengan membalikkan putaran motor. Putaran motor dapat dibalik bila sensor dari mobil dapat membaca pengemudi saat menggerakkan tuas atau saat memencet tombol reverse. Canggih bukan?
Kelebihan Mobil Listrik
Setelah mengetahui cara kerja yang cukup canggih tentunya banyak sekali kelebihan dari mobil listrik yang bisa anda dapatkan. Apa saja kelebihannya? Berikut ini ulasan selengkapnya.
Lebih Mudah untuk Dikendarai
Bila kita bandingkan dengan mobil konvensional, mobil listrik akan lebih mudah untuk dikendarai. Disamping itu, mobil listrik juga akan memberikan kenyamanan ekstra untuk pengemudinya. Sebab tidak akan menimbulkan suara bising ketika mesin sudah menyala.
Kinerja mobil atau daya geraknya juga sangat tangguh. Hal ini karena mobil listrik didukung oleh torsi yang cukup besar. Sehingga anda tak perlu meragukan lagi ketangguhannya.
Tidak Memiliki Kandungan Emisi Karbon
Mobil listrik tentunya digerakkan menggunakan tenaga baterai bukan memakai bensin. Dengan demikian, mobil listrik sama sekali tidak memiliki kandungan emisi karbon.
Hadirnya mobil listrik membuat polusi udara bisa berkurang. Khususnya di kota atau negara yang memiliki kepadatan penduduk yang cukup tinggi.
Perawatan Lebih Murah
Komponen yang terdapat di dalam mobil listrik tentunya lebih sedikit bila dibandingkan dengan komponen yang ada pada mobil konvensional sehingga tidak heran bila biaya perawatan dari mobil listrik terbilang lebih murah.
Bukan hanya murah jika dilihat dari segi perawatan komponen, tetapi juga murah ketika mobil akan dicuci. Tentu anda akan bertanya-tanya apakah mobil listrik dapat dicuci? tentu saja bisa.
Walaupun mobil ini digerakkan menggunakan tenaga listrik, bukan berarti mobil tidak dapat terkena air. Justru mobil ini dirancang agar bisa melibas air yang masuk di bagian mesinnya.
Lebih Aman
Karena mobil listrik tidak memakai bahan bakar bensin, cara kerja mobil listrik tentu lebih aman. Kasus-kasus terjadinya peledakan yang sering terjadi di mesin mobil konvensional kemungkinan besar tidak akan terjadi di dalam mesin mobil listrik ini. (R9/HR-Online)