Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya menyebut agar ke depan ASN di Ciamis bisa pencak silat. Hal itu diungkapkan Herdiat saat pembukaan acara Galuh Nature Expo 2019 di Jalan Koperasi, Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (24/8/2019).
“Ke depannya, ASN agar bisa menguasai bela diri pencak silat ini, jangan jadi penakit, tapi harus berani. Bukan hanya tentara dan polisi yang bisa pencak silat, ASN juga harus bisa,” ujar Herdiat dengan tegas.
Dalam pembukaan pembukaan Galuh Nature Expo itu, Bupati Ciamis disambut dengan atraksi pencak silat dari Perguruan Tri Sakti Putra Galuh, Imbanagara Ciamis.
Bahkan Herdiat juga sempat mengajak Perguruan Pencak Silat Tri Sakti Putra Galuh berlatih di Pendopo. Rupanya Bupati Ciamis tersebut sudah lama ingin belajar silat.
“Kapan-kapan datang ke Pendopo, berlatih di sana, sambil ajari saya. Saya dari kecil sudah suka pencak silat, tapi belum ada kesempatan untuk berlatih,” katanya.
Pencak Silat juga disebut Herdiat sebagai seni budaya yang harus dijaga dan dilestarikan. “Pencak silat merupakan seni budaya yang harus kita jaga, lestarikan bahkan harus dikembangkan,” katanya
Galuh Nature Expoo 2019 Dorong Laju Ekonomi Masyarakat Ciamis
Galuh Nature Expo 2019 yang dibuka oleh Bupati Ciamis sendiri diharapkan bisa mendorong laju pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Herdiat mengatakan, digelarnya Galuh Nature Expo 2019 diharapkan bisa menggali potensi ekonomi masyarakat dan menampilkan berbagai kearifan lokal di Kabupaten Ciamis.
“Semoga para pedagang dan pengusaha dapat berkembang dengan baik dan dapat mendorong laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Ciamis,” katanya.
Bupati Ciamis tersebut juga berpesan agar panitia selalu menjaga keamanan, ketertiban di lokasi acara, termasuk menjaga kebersihannya.
“Untuk kedepanya supaya dikemas dan dibuat lebih menarik dan variatif supaya bisa menambah minat masyarakat yang ingin berkunjung,” tambahnya.
Sementara itu, ketua panitia Nature Galuh Expo 2019, Ilham Jaya Kusuma. Sp mengatakan, Nature Galuh Expo merupakan kegiatan gelar potensi yang berkaitan dengan sumber daya alam yang ada di Ciamis, terutama pengelolaan sumber daya alam secara arif dan berbasis konservasi.
“Dalam Expo ini kami bekerja sama dengan berbagai komunitas, SKPD, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, mudah-mudahan tahun depan komunitas dan Dinas SKPD lainya bisa bergabung,” paparnya.
Ilham menjelaskan, selain stand pameran yang bernilai edukasi konservasi, ada juga panggung publik, yang nantinya akan diisi kegiatan talkshow, gelar seni dan lainnya.
“Saya berharap semoga Expo ini bisa menjadi media sosialisasi, pengembangan dan media untuk memperkuat sinergitas antar lini sektor untuk mendukung kemajuan Ciamis juga menjalankan visi dan misi Kabupaten Ciamis,” pungkasnya. (Fahmi/R7/HR-Online)