Ciri smartphone resmi Xiaomi yang selama ini beredar di Indonesia ditandai dengan stiker TAM pada boks kardusnya. TAM sendiri singkatan dari PT Telemata Artha Mandiri sebagai distributor resmi Xiaomi di Indonesia, yang merupakan entitas anak Erajaya.
Stiker Mi Bunny
Dirangkum HR Online dari berbagai sumber, Kamis (15/08/2019), bahwa stiker TAM tidak akan ditemukan lagi karena stiker pada boks kardus smartphone resmi Xiaomi diganti dengan stiker baru.
Stiker yang baru itu bernuansa jingga dengan logo “Mi Bunny” bewarna putih di bagian tengah. Sedangkan, di sisi atasnya terdapat tulisan “Garansi Resmi Xiaomi” dan di bawahnya tertulis “Kami Buatan Indonesia”.
Semua tulisan tersebut ditulis dengan huruf kapital warna putih, dan stuker ini akan diperkenalkan secara bertahap, mulai dari Xiaomi Redmi 7A serta produk Xiaomi lain ke depannya.
Kotak Kemasan Belakang
Selain diganti dengan stiker yang baru, ciri-ciri smartphone resmi Xiaomi juga dapat dipastikan pada kotak kemasan di bagian belakang dan juga di bagian dalam.
Pertama, lihat keterangan entitas kepemilikan yang tertulis PT Xiaomi Technology Indonesia, dan keterangan produsen resmi Xiaomi di Indonesia, yaitu PT Sat Nusapersada yang lokasinya di Batam, Kepulauan Riau.
Kemudian, pastikan juga semua daftar pusat layanan dan buku panduan tertulis menggunakan Bahasa Indonesia.
Selain itu, colokan pengisi daya juga harus sesuai dengan Indonesia. Perubahan tersebut mulai diberlakukan pada seri Redmi 7A yang telah dirilis beberapa waktu lalu.
Channel dan Mitra Online/Offline Resmi
Untuk mendapatkan smartphone resmi Xiaomi, pihak Xiaomi menyarankan supaya membelinya dari channel dan mitra online maupun offline resminya.
Untuk channel resmi Xiaomi yaitu, Authorized Mi Store and Mi.com, dan untuk mitra offline resmi Xiaomi yaitu retail-retail resmi, Erafone.
Sedangkan, sebagai mitra online resmi Xiaomi meliputi, Lazada Xiaomi Flagship Store, Shopee Xiaomi Official Store, Blibli Xiaomi Official Store, Tokopedia Xiaomi Official Store, JD.ID Xiaomi Official Store, dan Akulaku Xiaomi Official Store.
Xiaomi Dukung Pemberantasan Ponsel BM
Peredaran ponsel BM (black market) di Indonesia masih marak. Masalah ini membuat Xiaomi geram. Perubahan yang dilakukan pihaknya sebagai salah satu upaya untuk mendukung pemberantasan ponsel BM.
Dalam rilisnya yang ditulis Xiaomi, bahwa memberantas black market adalah usaha bersama, dan harus bekerja sama dengan banyak pemangku kepentingan.
Berita Terkait:
Ponsel BM Diblokir Pemerintah Bulan Ini, Buruan Cek HP Kamu!
Dalam hal ini bukan hanya pemerintah, tapi juga mitra-mitra, dan para pengguna yang merupakan pemangku kepentingan. Dengan begitu, maka pemberantasan ponsel BM bisa berhasil secara menyeluruh.
Meski begitu, Xiaomi juga masih akan menunggu kepastian dari aturan mengenai pemblokiran ponsel BM ini. Peraturan itu rencananya akan ditandatangani pada 17 Agustus 2019 mendatang.
Seperti diketahui bahwa aturan pemblokiran tersebut melibatkan tiga kementerian, yakni Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Perindustrian, serta Kementerian Perdagangan.
Layanan Purna Jual Xiaomi
Sementara itu, untuk layanan purna jual, Xiaomi memastikan smartphone resminya akan diterima di semua layanan servis smartphone resmi Xiaomi yang tersebar di seluruh Indonesia.
Diketahui Xiaomi mulai menyuntikkan investasinya di Indonesia tahun 2017 lalu berupa pabrik perakitan, gerai fisik yang saat ini tersebar di 43 titik, dan lebih dari 60 layanan purna jual di seluruh Indonesia. (Eva/R3/HR-Online)