Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Pemkab Ciamis melalui Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Ciamis terus melaksanakan sosialisasi tentang kampung KB kepada masyarakat.
Seperti yang dilaksanakan pada Selasa (16/7/2019), DPPKBP3A Ciamis mensosialisasikan program kampung KB di Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Kepala DPPKBP3A, H Dondon Rudiana, mengatakan, pembentukan kampung KB merupakan program pemerintah pusat, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah yang tertinggal.
Menurutnya, tujuan pembentukan kampung KB ini untuk meningkatkan tarap hidup masyarakat agar lebih baik dari segi pendidikan, kesehatan, ekonomi, maupun segi-segi yang lainnya.
“Kriteria pembentukan kampung KB ini adalah daerah pinggiran, kemudian pestaper KB masih kecil sehingga angka keliharan tinggi dan masih banyak keluarga pra sejahteranya,” kata Dondon.
Saat ini kata dia, kampung KB di Kabupaten Ciamis jumlahnya sebanyak 85 dan tersebar di semua Kecamatan. Awal pertama dibentuk yakni kampung KB Kali Aren Desa Banjarangsana, Kecamatan Panumbangan tahun 2016.
“Desa-desa di Ciamis saat ini masih antusias membentuk kampung KB, karena program kampung KB merupakan salah satu misi Bupati Ciamis tahun 2019-2024 dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.
Selain kampung KB yang dibentuk oleh pemerintah, ada juga kampung KB yang dibentuk atas partisipasi masyarakat yakni kampung KB Mandiri.
Kata Dondon, salahsatu kampung KB Mandiri yang sudah maju adalah Kampung KB Mandiri Masyarakat Gotong Royong (Magot) di Dusun Pasir Peuteuy, Desa Pawindan.
Saat ini kampung KB mandiri Magot tengah mengikuti lomba kampung KB mandiri tingkat Jawa Barat tahun 2019. Kampung KB Magot ini dibentuk secara mandiri atas dasar inisiatif dan partisipasi masyarakatnya.
“Karena Kampung KB Mandiri Magot merupakan Kampung KB yang sukses mewujudkan program-program pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Meski dibentuk mandiri dan tidak mengandalkan dana APBD, lanjut Dondon, kesuksesan yang telah ditunjukkan Kampung KB Mandiri Magot membuat berbagai instansi pemerintah akhirnya hadir untuk memberikan dukungan.
Bahkan, tidak sedikit pula instansi maupun perorangan dari luar Kabupaten Ciamis berdatangan untuk melakukan studi banding di Kampung KB Mandiri Magot.
“Alhamdulillah, dengan kesuksesannya, Kampung KB ini kini banyak dikunjungi tamu dari daerah lain,” ujarnya. (Jujang/R7/HR-Online)