Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita PangandaranSejak Berpisah dari Ciamis, Infrastruktur Jalan Jayasari Pangandaran Tak Pernah Diperbaiki

Sejak Berpisah dari Ciamis, Infrastruktur Jalan Jayasari Pangandaran Tak Pernah Diperbaiki

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Infrastruktur jalan sepanjang empat kilometer di Desa Jayasari, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, kondisinya rusak parah.

Bahkan mirisnya sejak masih bergabung dengan Kabupaten Ciamis sampai sekarang masuk ke Kabupaten Pangandaran, warga desa yang jumlah penduduknya kurang lebih 1300 jiwa ini belum bisa mencicipi nikmatnya pembangunan infrastruktur jalan yang layak.

Pantauan HR Online di lokasi, di tengah jalan terlihat lubang-lubang yang seperti kolam itu sudah menjadi hidangan utama warga desa tersebut ataupun sekitarnya yang melewati jalan ini.

Sebagai bentuk protes terhadap infrastruktur jalan, warga Desa Jayasari menanami jalan dengan pepohonan dan menebarkan kepiting.

Tokoh masyarakat Desa Jayasari, Dede Ruhendi mengatakan, tahun lalu Infrastruktur jalan sudah di hotmik, tapi hanya sampai di desa tetangga atau hanya mencapai Desa Pangkalan.

“Kami sudah melakukan audiensi dengan Pemkab Pangandaran, namun tidak mencapai titik temu yang ideal,” ujar Dede Rohendi kepada HR Online, Senin (17/6/2019).

Sebelumnya, lanjut Dede, ada Ikatan Mahasiswa Langkaplancar (IKMAL) yang menyuarakan permasalahan yang ada di Langkaplancar. Dirinya beserta warga Jayasari yang siap mendukung dan membantu jika diperlukan.

“Kalau permasalahan jalan ini hanya bisa selesai dengan aksi demonstrasi, kita siap mengkonsolidasikan secara masif kepada seluruh masyarakat Langkaplancar,” tegasnya.

Sementara Ketua IKMAL, Imam Farid mengatakan, ini adalah bukti kalau keadilan sosial bagi seluruh rakyat di Pangandaran tidak sesuai dengan kenyataan.

Menurutnya, rakyat pinggiran selalu dinomor duakan, padahal hak dan kewajibannya sama.

“Wajar kalau persatuan dan kesatuan di Pangandaran hanyalah semu dan khayalan, karena pemerataan infrastruktur hanyalah bohong belaka,” ucapnya.

Dirinya berharap pemerintah segera memperbaiki infrastruktur jalan tersebut. “Agar perekonomian masyarakat lebih maju,” pungkasnya. (Ceng/R5/HR-Online)

gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...