Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),– Warga Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat mengeluh lantaran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium langka di Pangandaran. Langkanya Premium ini terjadi lantaran pengiriman Premium ke Pangandaran sudah dihentikan sejak 8 Agustus 2016 lalu.
“Kebutuhan bahan pokok masyarakat sekarang kan mahal, sehingga kebutuhan terhadap Premium jadi tinggi,” ujar Asep Jaelani, salah satu warga Kecamatan Parigi, Jum’at (31/5/2019).
Menurut Asep sudah hampir 4 tahun BBM jenis premium ini jarang bisa ditemukan di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Dari 8 SPBU yang ada di Kabupaten Pangandaran, hanya satu SPBU saja yang menyediakan BBM jenis Premium. Itu pun sangat terbatas.
“Padahal kebutuhan Premium sangat tinggi di Kabupaten Pangandaran ini,” terangnya.
Lebih lanjut Asep mengatakan masyarakat seperti dirinya merasa berat jika harus terus membeli BBM non subsidi yang lebih mahal dibanding BBM jenis premium yang masih disubsidi pemerintah.
“Masih perlu dikirim lagi BBM jenis Premium ini ke Pangandaran, karena kita masyarakat sangat butuh Premium yang lebih murah dibandingkan BBM jenis lain,” katanya.
Kelangkaan BBM jenis Premium dimulai ketika ada wacana pemerintah pusat melalui kebijakan Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk menghilangkan BBM jenis Premium secara bertahap. Hal ini rupanya berimbas pada terbatasnya persediaan BBM jenis Premium di Kabupaten Pangandaran.
“Awalnya dari 8 Agustus 2016 lalu, pengiriman BBM jenis Premium ke Kabupaten Pangandaran dihentikan,” terang Asep.
Sementara ini, SPBU di Kabupaten Pangandaran hanya menyediakan BBM jenis Pertalite, Pertamax dan Solar.
“Kita masyarakat butuhnya Premium yang masih disubsidi dan harganya lebih murah. Kebutuhan pokok mahal setidaknya untuk kebutuhan BBM masih terjangkau jika Premium tidak langka di Pangandaran,” pungkasnya. (Ceng2/R7/HR-Online)