Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Jajaran Polsek Banjar dan Koramil Banjar, Rabu (8/5/2019) malam, menggelar operasi pekat (penyakit masyarakat) di wilayah hukum Polsek Banjar. Dalam operasi tersebut, petugas tidak menemukan satu pun sasaran yang dituju alias nihil.
Dalam pelaksanaan operasi pekat ini, sedikitnya ada tujuh titik yang disisir petugas. Ketujuh titik tersebut yakni kos-kosan yang berada di dua kelurahan, yakni Kelurahan Banjar dan Mekarsari.
Menurut informasi, tempat kos-kosan pada tujuh titik ini diduga rawan terjadinya tindak kejahatan prostitusi dan narkoba. Selain kos-kosan, petugas pun menyisir ke Taman Kota, Taman Belakang Patroman Medical Center, dan kawasan Viaduct.
“Dalam razia malam ini, kami tidak menemukan sasaran, baik itu kejahatan pidana umum maupun prostitusi dan narkoba,” ujar Kapolsek Kota Banjar, Kompol Dadi Suhendar kepada wartawan.
Diduga kuat, razia tersebut bocor. Namun, Dadi mengaku pihaknya tidak ingin kecolongan oleh para pelaku kejahatan.
“Kami tidak ingin kecolongan, untuk itu kami akan terus melakukan patroli untuk menjaga kondusifitas Kota Banjar,” imbuhnya.
Sasaran dari razia atau operasi pekat gabungan antara Polsek Banjar dan Koramil Banjar ini, yakni tindak kejahatan, miras, prostitusi, dan narkoba.
“Razia untuk malam ini hasilnya nihil, tapi kami akan tetap rutin menggelar kegiatan yang sama di bulan Ramadhan ini,” pungkasnya. (Hermanto/R5/HR-Online)