Berita Ciamis, (harapanrakyat.com), – Jalan Lingkar Selatan Ciamis dinilai tidak layak lagi dilintasi oleh para pemudik. Padahal jalan ini biasanya dipakai sebagai jalan alternatif untuk para pengendara yang akan mudik. Hal tersebut dikemukakan langsung oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Ciamis.
Alasannya kondisi jalur tersebut rusak cukup parah di beberapa titik. Titik terparah ada di perbatasan Handapherang dan Desa Ciharalang, Kecamatan Cijeungjing.
Di jalan yang masuk ke Dusun Cibaregbeg, Desa Ciharalang, Kecamatan Cijeungjing, Ciamis tersebut ada kubangan air cukup besar hingga ketika musim hujan sangat membahayakan pengendara yang melintas.
Jalur Lingkar Selatan Ciamis yang kerap dijadikan alternatif menuju Kota Banjar ini sebenarnya kondisinya tidak semuanya rusak. Misalnya dari simpang Imbanagara hingga perbatasan Handapherang jalan cukup mulus dan dihotmix. Tetapi, ketika sudah masuk ke Ciharalang hingga Bojongmengger kondisi jalan rusak parah.
Termasuk salah satunya jalan yang mirip kubangan air kolam yang cukup lebar. Selain itu, ada juga beberapa lubang jalan yang ukurannya bervariasi, mulai dari lubang kecil sampai lubang besar yang cukup dalam. Kondisi tersebut tentu saja sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.
Eddy Yulianto, Sekretaris Dinas Perhubungan Ciamis, menegaskan dengan kondisi rusak seperti itu, maka jalan Lingkar Selatan Ciamis sudah tak layak sebagai jalan alternatif untuk mudik.
Eddy menyebutkan saat kondisi jalan tersebut masih bagus, biasanya jalan Lingkar Selatan ini digunakan untuk mengalihkan arus lalu lintas saat kendaraan di jalur selatan padat, terutana saat musim mudik tiba.
“Sudah diperiksa jalan Lingkar Selatan tersebut, sehingga sekarang tidak direkomendasikan untuk jalur alternatif mudik, sebelum ada perbaikan,” ujar Eddy Yulianto saat dihubungi HR Online, Selasa (14/5/2019).
Jalan Lingkar Selatan Ciamis Sudah Lama Rusak
Sementara itu, Erma (33) warga Handapherang mengatakan sudah lama jalan rusak hingga sekarang mirip kolam. Erma menyebut sudah banyak pengendara yang kecelakaan akibat jalan rusak tersebut Apalagi ketika musim hujan, kubangan pun semakin luas dan dalam.
“Pengemudi motor banyak yang jatuh karena melintas di kubangan ini. Biasanya motor memilih ke pinggir sisi jalan agar tak jatuh,” kata Erma.
Menurutnya, warga pernah berusaha menimbun jalan rusak tersebut, namun hal tersebut sia-sia, karena banyak kendaraan besar yang melintas sehingga tetap rusak.
“Dulu pernah ada sih petugas yang memeriksa dan mengukur kubangan, bahkan pernah dibilang mau diperbaiki, tapi sampai saat ini masih rusak karena tidak juga diperbaiki,” ujarnya.
Erma berharap jalan berlubang tersebut segera diperbaiki. Apalagi jika mengingat jalan Lingkar Selatan Ciamis tersebut merupakan salah satu jalur alternatif menuju Kota Banjar.
“Segera diperbaiki jalannya, karena saat mudik juga selalu jadi salah satu alternatif agar terhindar dari macet saat di jalur Selatan atau jalan perkotaan Ciamis penuh dengan kendaraan,” katanya. (Her2/R7/HR-Online)