Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Seorang warga Pangandaran yang berada di RT 08/03, Desa Kedungwuluh, Kecamatan Padaherang, bernama Yaya Suhaya ditemukan kondisinya cukup memprihatinkan. Selain karena terjangkit penyakit turunan berupa kelumpuhan, ia juga tinggal seorang diri di rumah dengan ukuran 2×2,5 meter.
Entoh, salah satu warga Pangandaran yang juga tetangga Yaya, bahwa Yaya sudah mengalami kelumpuhan sejak masih kecil. Meski pernah mengenyam pendidikan, namun terpaksa berhenti di tengah jalan lantaran terbentur biaya.
“Ia hidup seorang diri di rumah yang cukup sempit. Sedangkan sehari-harinya ia mengandalkan raskin yang diberikan dari pemerintah. Padahal, sebetulnya ia serba kekurangan dan perlu uluran tangan dari orang lain,” jelasnya kepada Koran HR, Selasa (09/04/2019).
Tak hany Yaya, Entoh menambahkan, ada juga warga lainnya yang menderita serupa halnya Yaya, hanya saja tidak separah itu. Entoh hanya berharap agar pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap warganya yang sangat serba terbatas segala sesuatunya.
Ditemui terpisah, Yaya mengaku hanya bisa pasrah dengan kondisinya saat ini, termasuk belum pernah tersentuh oleh medis. Padahal, secara pribadi ia ingin sekali diobati supaya bisa normal seperti orang lain.
“Untuk menutupi kebutuhan sehari-hari, saya membuat sapu lidi. Ini pun tidak cukup untuk menutupi kebutuhan sehari-hari, apalagi penyakit yang saya derita semakin parah, bahkan berjalan pun mulai repot, dan harus pakai tongkat,” pungkasnya. (Entang/Koran HR)