Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- KPU Pangandaran menggelar simulasi pencoblosan dan perhitungan suara di TPS yang berlangsung di Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran. Dalam simulasi tersebut melibatkan 250 warga yang merupakan pemilih di TPS tersebut mendatang pada Pemilu 2019, Kamis (04/04/2019).
Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin, mengatakan, dalam proses simulasi yang dilakukan sejak Pagi hingga malam tersebut, pihaknya menemukan beberapa catatan yang menjadi acuan pada penyelenggaraan Pemilu nanti, terutama dalam perhitungan suarat suara yang mana ada 5 untuk satu pemilih.
“Dari simulasi ini kita tahu, bahwa petugas KPPS harus cermat terhadap pemilih ketika memasukkan surat suara setelah mencoblos. Ini harus hati-hati agar pemilih tidak salah memasukkan surat suaranya ke kotak suara,” jelas Muhtadin kepada HR Online.
Ia menambahkan, selain soal tersebut, pihaknya juga cukup khawatir dengan surat suara saat pencoblosan terjadi kerusakan, baik itu karena sobek ataupun lainnya yang bisa berdampak surat tersebut tidak sah.
“Warga yang kita libatkan ikut simulasi mencoblos mendapatkan 5 contoh surat suara, baik itu Capres-Cawapres, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD, dan DPD. Mudah-mudahan dari simulasi ini kita jadi tahu mana yang harus dievaluasi untuk suksesnya pemilu 2019 mendatang,” pungkas Muhtadin. (Entang SR/R6/HR-Online)