Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Calon Presiden (Capres) no urut 02 Prabowo Subianto, menegaskan, setelah melakukan diskusi dengan para pakar, ternyata memungkinkan untuk menurunkan harga tarif listrik. Menurutnya, janji kampanye menurunkan tarif harga listrik bukan tanpa dasar. Tetapi sudah melalui penghitungan yang matang dari para pakar. Hal itu dikatakan saat Prabowo kampanye di Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (06/04/2019).
“Saya sudah mengumpulkan para pakar yang diambil dari anak-anak terbaik Indonesia. Waktu itu saya tanya pada mereka, apakah bisa tarif harga listrik diturunkan? Mereka jawab bisa. Kemudian saya tanya, apakah perlu waktu 3 tahun, 2 tahun atau 1 tahun? Mereka jawab lagi, cukup dalam waktu 100 hari Pak,” kata Prabowo, yang disambut sorak dan tepuk tangan dari puluhan ribu massa pendukungnya yang memadati Taman Lapang Lokasana Ciamis.
Dengan begitu, tegas Prabowo, dirinya menjanjikan harga tarif listrik akan diturunkan dalam 100 masa kerja apabila terpilih menjadi presiden, bukan mengada-ada. Tetapi sudah melalui pengkajian para pakar yang dihitung secara matang. “Jadi, 100 hari saya sudah menjabat presiden, harga tarif listrik langsung diturunkan,” tegasnya.
Selain itu, kata Prabowo, apabila terpilih menjadi presiden, dirinya berencana akan membuat mobil nasional dengan melibatkan para ahli yang diambil dari putra-putri terbaik Indonesia. Namun, kata dia, mobil yang dibuat benar-benar hasil karya produksi dalam negeri, bukan dari hasil rakitan yang diambil dari luar negeri.
“Jadi, mobil yang akan kami buat, bukan mobil eto-eto atau mobil orang asing yang hanya dirakit di Indonesia. Bukan. Bukan mobil itu. Emangnya rakyat kita bodoh. Rakyat sudah tahu gimana mobil itu,” tegasnya. Dengan para pakar pun, kata dia, dirinya sudah merencanakan akan membangun ratusan pabrik untuk membuka lapangan kerja.
Prabowo juga menegaskan dirinya pernah mengungkapkan bahwa kekayaan Indonesia mengalir ke luar negeri sebesar Rp. 1000 trilun per tahun. Namun, ungkapannya itu banyak dibantah oleh berbagai pihak. Tetapi, kata dia, dua hari lalu, KPK mengeluarkan statement yang menyebut kekayaan Indonesia mengalir ke luar negeri sebesar Rp. 2000 triluan.
“Itu yang bilang KPK. Bayangkan saja, kalau kekayaan kita hilang Rp. 2000 triliun per tahun, kalau dihitung selama Rp. 5 tahun, berapa coba? Rp. 10 ribu triliun ya? Kalau kami memimpin negeri ini, uang itu akan digunakan untuk mensejahterakan rakyat,” tegasnya.
Sementara itu, kampanye Prabowo di Ciamis dihadiri oleh puluhan ribu massa pendukungnya yang datang dari berbagai wilayah di Priangan Timur, seperti Ciamis, Banjar, Tasikmalaya dan Pangandaran. Dari pantauan di lokasi, saking banyaknya massa yang datang, sampai area Lapang Lokasana dipadati manusia. (Bgj/R2/HR-Online)