Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Sejumlah petugas Pemilu 2019 baik itu dari Polisi, KPU atau Bawaslu Kota Banjar mengalami sakit pasca pesta demokrasi itu. Mereka satu persatu tumbang akibat faktor kelelahan. Bahkan ada yang sampai dirawat di rumah sakit.
Sebagai respon untuk membantu pemeriksaan para petugas Pemilu itu, Dinas Kesehatan Kota Banjar mendirikan posko kesehatan yang berada di gudang KPU atau tepatnya di Lingkung Tanjungsukur, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman.
Pantauan HR Online, posko kesehatan itu terus didatangi petugas dari KPU, Bawaslu, serta kepolisian, yang jatuh sakit akibat kelelahan. Seluruh petugas gabungan ini bekerja mulai dari pencoblosan hingga rekapitulasi hasil pemungutan suara.
Wagi Riswandi, petugas tim medis di posko kesehatan gudang KPU Kota Banjar mengatakan, bahwa dari catatan tim medis, hampir seluruh petugas Pemilu yang sakit mengeluh akibat kelelahan yang tinggi, pusing, mual, hingga tensi darah yang tinggi.
Dirinya bersama tim medis selain melakukan pemeriksaan kesehatan, juga memberikan multivitamin kepada petugas pemilu yang sakit, supaya stamina tetap terjaga.
“Seluruhnya dicatatan kami ada 46 orang petugas pemilu yang sakit. Mayoritas mereka mengeluh pusing, mual, dan tensi darah yang tinggi,” katanya kepada HR Online, Kamis (25/4/2019).
Selain di gudang KPU, posko kesehatan yang didirikan oleh Dinas Kesehatan Kota Banjar ini tersebar di lima titik atau di tempat rekapitulasi pemilu.
“Seluruh pemeriksaan kesehatan dan obat, diberikan secara gratis. Posko kesehatan ini akan buka hingga proses tahapan pemilu usai,” pungkas Wagi. (Hermanto/R5/HR-Online)