Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019.
Simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2019 dilakukan di TPS 16, Dusun Babakan, Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran, Kamis (04/04/2019).
Komisioner KPU Kabupaten Pangandaran, Maskuri Sudrajat, mengatakan, simulasi tersebut merupakan proses yang menggambarkan nanti pada tanggal 17 April, di mana prosesnya akan berlangsung seperti yang dilakukan dalam simulasi ini.
“Dengan simulasi ini maka kelemahan-kelemahan yang terjadi bisa kita sosialisasikan kepada semua KPPS,” kata Maskuri, kepada HR Online, di sela-sela kegiatan simulasi.
Dia juga menyebutkan, bahwa kelemaha yang masih terjadi dalam simulasi ini adalah saat melipat kembali surat suara yang sudah dicoblos, terutama pemilih yang lanjut usia, yakni pemilih yang usianya 50 tahun ke atas. Mereka rata-rata membutuhkan waktu pencoblosan sekitar 4 sampai 5 menit.
Namun, untuk yang berusia 50 ke bawah, mereka rata-rata membutuhkan waktu sekitar 3 menit saja. Adapun untuk simulasi hari ini melibatkan peserta pemilih sebanyak 254 orang, dengan melibatkan basis nelayan.
“Kami memilih basis nelayan mengingat nelayan dianggap kurang disentuh sosialisasi. Tapi alhamdulilah, dengan bantuan Anggota Relasi yang bekerja maksimal dan masuk ke pelosok-pelosok, sehingga mereka paham cara mencoblos yang baik,” terangnya.
Maskuri menambahkan, simulasi tersebut hanya dilakukan pihaknya di satu tempat saja, yaitu di TPS 16, Dusun Babakan, Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran. (Cenk/R3/HR-Online)