Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Anggota komisi I DPR RI Fraksi PAN, Budi Youyastri, yang juga sebagai mitra kerja Menteri Kominfo RI, mengapresiasi langkah Kominfo yang telah membantu masyarakat Pangandaran melalui uji coba komunikasi standar dunia melalui pita frekuensi 700 mhz. Layanan tersebut digunakan khusus kebencanaan dan layanan masyarakat.
Menurut Budi, Menteri Kominfo RI ini sudah melaksanakan sesuatu yang menurutnya tidak mungkin dikerjakan.
“Palaparing sudah terwujud tahun ini, cakupan seluruh Indonesia selesai, tinggal aksesnya saja,” kata Budi, Selasa (9/4/2019).
Budi Youyastri menambahkan, untuk akses telekomunikasi dari kementrian mengusulkan 5000 desa. Sementara itu, dirinya akan mengusulkan 40.000 desa agar aksesnya cepat terbuka.
“Kita sudah sepaham dan mendukung Pak Menteri agar akses telekomunikasi terbuka. Pak Menteri usul 5000, saya usulkan 40.000 desa agar cepat dibuka aksesnya,” katanya.
Masih dikatakan Budi, bahwa Komisi I DPR RI mempunyai Undang-undang yang diinisiasi terkait frekuensi penyiaran, yang pada intinya migrasi digital dari frekuensi yang digunakan analog menjadi digital.
“Komisi I sudah selesai dan sepakat bahwa frekuensi 112 mhz harus dikembalikan kepada negara. Artinya, dikelola oleh kementrian, dan undang-undangnya berhenti di badan legislasi,” jelas Budi lagi.
Masih menurut Budi, atas uji coba frekuensi 700 mhz yang dipakai khusus untuk kebencanaan, dirinya berharap informasi kebencanaan bisa diakses dengan cepat.
“Kalau kita punya sistem kebencanaan dalam merespon 30 detik, seluruh pemakai HP bisa menerima informasi bencana, apakah berpotensi terjadi tsunami atau tidak. Kita akan dukung dan perkuat serta membantu visi Bupati Jeje Wiradinata dalam mewujudkan Pangandaran sebagai tujuan wisata dunia,” pungkasnya. (Mad/R6/HR-Online)