Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita CiamisTewasnya Pemotor di Ciamis Tertimpa Baliho Capres, Bawaslu: Pemasangnya Harus Bertanggungjawab

Tewasnya Pemotor di Ciamis Tertimpa Baliho Capres, Bawaslu: Pemasangnya Harus Bertanggungjawab

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Tewasnya seorang pemotor bernama Sukarna (56), warga Desa Mekarjadi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, akibat tertimpa baliho capres-cawapres yang dipasang di pinggir jalan raya Ciamis-Banjar atau tepatnya di Kecamatan Cijeungjing, Kamis (21/03/2019) lalu, tampaknya menuai reaksi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ciamis.

Ketua Bawaslu Kabupaten Ciamis, Uce Kurniawan, mengatakan, kejadian itu harus menjadi pelajaran bagi semua pihak. Menurutnya, setiap pemasangan baliho dan APK lainnya harus dipasang di tempat yang sudah ditentukan. Selain itu, si pemasangnya pun harus bertanggung jawab terhadap APK yang dipasangnya.

“Artinya, setiap memasang APK harus kembali diawasi. Jangan sampai sesudah memasang dibiarkan begitu saja. Kalau sepertinya ada balihonya nyaris roboh, pihak pemasang harus segera membetulkan. Dengan begitu, si pemasang ada tanggungjawabnya,” ujarnya, Senin (25/03/2019).

Di samping itu, kata Uce, si pemasang harus memastikan juga bahwa APK yang dipasangnya kondisinya kokoh. Tempat pemasangannya pun jangan sembarang atau harus memperhatikan segi keamanan. “Jangan dipasang di tempat yang berdekatan dengan badan jalan. Karena kalau roboh beresiko menimpa pengguna jalan seperti pada kasus ini,” tegasnya.

Uce mengungkapkan, dari informasi yang diperoleh, banyak baliho Capres-Cawapres yang dipasang oleh orang dari luar daerah Ciamis atau pihak yang ditugaskan khusus memasang baliho di sejumlah daerah. “Jadi, mereka hanya memasang saja tanpa melakukan pengawasan. Setelah balihonya dipasang, mereka langsung pergi,” ujarnya.

Namun begitu, lanjut Uce, pihak parpol pengusung atau tim sukses capres-cawapres harus melakukan pengawasan terhadap seluruh baliho, meski mereka tidak tahu siapa yang memasangnya. “Meski bukan mereka yang pasang, tetapi baliho itu milik capres-cawapres yang diusung atau didukungnya. Jadi, mereka juga harus ikut bertanggungjawab mengawasi seluruh baliho yang berkaitan dengan calon yang didukungnya,” tandasnya.

Uce mengaku masih banyak pelanggaran pemasangan APK caleg maupun capres-cawapres di sejumlah titik di Kabupaten Ciamis. Pihaknya, kata dia, sudah melayangkan surat rekomendasi ke Pemkab Ciamis agar segera melakukan penertiban APK yang melanggar.

“Namun hingga saat ini belum ada tindakan dari Pemkab. Padahal, kami sudah mengirim surat sebanyak dua kali. Kami dari Bawaslu tidak memiliki kewenangan untuk menertibkan. Kewenangan kami hanya memberikan rekomendasi saja,” tegasnya.

Uce menegaskan sering kali terjadi salah paham dari masyarakat, dimana mereka menilai Bawaslu tidak tegas dalam menindak APK yang melanggar. Padahal, kata dia, pihaknya hanya diberi kewenangan sebatas membuat rekomendasi. Sementara eksekusi penindakan APK merupakan kewenangan pemerintah daerah.

“Memang surat dari kami dilayangkan ke Bupati. Kemudian bupati memerintahkan kepada Satpol PP. Artinya, terdapat alur birokrasi yang panjang. Jadinya penindakan terkesan lama,” ujarnya.

Kecuali, lanjut Uce, pada masa hari tenang nanti. Pihaknya diberi kewenangan untuk membentuk tim gabungan guna menertibkan seluruh APK. “Sampai masa kampanye terbuka kewenangan penertiban masih berada di tangan Pemkab,” pungkasnya. (Her2/HR-Online)

Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...
Perahu Wisata Terbalik

Laka Laut Perahu Wisata Terbalik di Pantai Pangandaran, Polisi Ungkap Kondisi 9 Penumpang

harapanrakyat.com,- Sebuah perahu wisata terbalik di Pantai Barat Pangandaran, Jawa Barat. Perahu yang mengangkut sembilan wisatawan asal Karawang itu terbalik saat melintas di perairan...
Pelaku Curas

Empat Pelaku Curas terhadap Pria Disabilitas di Sumedang Berhasil Ditangkap

harapanrakyat.com,- Empat pelaku curas (pencurian dengan kekerasan) terhadap seorang pria disabilitas berinisial AK (26) di Sumedang, Jawa Barat, berhasil ditangkap jajaran Satreskrim Polres Sumedang. Uniknya,...