Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita CiamisTerganggu Aktifitas Anak Punk, Warga di Ciamis Minta Satpol PP Turun Tangan

Terganggu Aktifitas Anak Punk, Warga di Ciamis Minta Satpol PP Turun Tangan

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Warga Pasar Galuh Kawali meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Ciamis menertibkan komunitas anak punk yang meresahkan. Pasalnya, komunitas punk yang beredar di pasar tersebut dianggap seringkali mengganggu.

Erna, warga Pasar Galuh Kawali, ketika ditemui Koran HR, Senin (04/03/2019), menuturkan, komunitas yang seringkali berada di kawasan pasar acapkali membuat jengkel warga pasar. 

“Anak-anak itu ngamen, meminta uang ke setiap jongko. Mereka bergantian dan berulang-ulang mendatangi jongko. Karena seperti itu, pemilik jongko harus berulangkali merogoh uang,” katanya. 

Menurut Erna, aktifitas mengamen yang dilakukan anak-anak itupun membuat pemilik kios merasa jengkel. Apalagi di saat mereka mengamen, pemilik kios sedang melayani konsumen yang berbelanja. 

“Anak-anak itu sudah berulang kali dinasehati dan diusir warga pasar. Tapi kesannya mereka tidak kapok,” katanya.

Ketua Himpunan Pedagang Pasar Galuh Kawali, H. Hobir, menuturkan, keberadaan anak punk di pasar sudah lama diperbicangkan warga pasar. Bahkan, banyak konsumen mengeluh dan merasa terganggu dengan keberadaan mereka. 

“Sebab, selain berpenampilan nyeleneh, juga mengganggu ketika pembeli sedang melakukan transaksi,” katanya.

Menurut Hobir, warga pasar pernah kompak mengusir anak-anak punk tersebut. saat itu, gerombolan anak-anak ini pun pergi. Tapi sehari kemudian mereka sudah kembali ke pasar.

Dedi, pengunjung pasar, ketika dimintai tanggapan, menilai bahwa cara dan penampilan anak-anak punk saat mengamen justru mengundang rasa benci ketimbang empati.

“Warga pasar sudah menasehati bahkan mengusirnya, tetapi tidak digubri. Maka petugas Satpol PP yang harus mengusirnya. Sebab, kalau dibiarkan terus, anak-anak punk justru menjadi lebih berani,” katanya.

Apalagi, kata Dedi, komunitas anak punk, baik laki-laki atau perempuan, terdengar sering tidur di sekitar Pasar Galuh Kawali. Dedi berharap Satpol PP turun tangan menertibkannya. (Dji/Koran HR)

Pria Disabilitas Asal Grobogan

Pria Disabilitas Asal Grobogan Jadi Korban Curas di Sumedang, Polisi Buru Pelaku

harapanrakyat.com,- Seorang pria disabilitas asal Grobogan, Jawa Tengah, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Raya Sumedang-Subang. Tepatnya di Dusun Sela Awi, Desa...
Contraflow dan One Way

Jadwal Contraflow dan One Way Arus Balik Lebaran 2025

harapanrakyat.com,- Korlantas Polri menerapkan sistem contraflow dan one way guna mengantisipasi kepadatan kendaraan tujuan Jakarta pada arus balik Lebaran 2025. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit...
Layanan libur lebaran

Permudah Urus Dokumen Kependudukan, Disdukcapil Ciamis Buka Layanan saat Libur Lebaran, Catat Waktunya!

harapanrakyat.com,- Permudah masyarakat urus dokumen, Disdukcapil Ciamis menggelar pelayanan khusus di luar jam kerja. Acara ini berlangsung Kamis (3/4/2025) malam. Pelayanan di luar jam kerja...
Wisata Tanjung Duriat

Momen Libur Lebaran 2025, Wisata Tanjung Duriat di Sumedang Diserbu Pengunjung

harapanrakyat.com,- Mengisi momen libur panjang lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, ribuan wisatawan memadati wisata Tanjung Duriat yang berada di Pesisir Waduk Jatigede. Tempat ini...
Rainbow Slide Nalisa Cipanten di Majalengka

Menjajal Rainbow Slide Nalisa Cipanten yang Lagi Viral di Majalengka, Favorit Wisatawan saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Rainbow Slide di objek wisata Nalisa Cipanten, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sedang viral dan menjadi buruan wisatawan. Luar biasanya, wahana Rainbow...
Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

harapabrakyat.com,- Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus sudah masuk kantor pada Selasa tanggal 8 April 2025 seusai libur lebaran. Oleh karena itu, ASN tidak...