Berita Gaya Hidup, (harapanrakyat.com),– Ketumbar atau orang Sunda biasa menyebutnya ‘pedes’ merupakan salah satu bumbu khas Indonesia yang ada di setiap dapur. Namun, selain membuat kaya rasa makanan, ketumbar juga mempunyai banyak manfaat, salah satunya manfaat ketumbar untuk kesehatan.
Diketahui dalam dua sendok makan bubuk ketumbar mengandung 30 kalori, 1,8 gram lemak, 1,2 gram protein, 5,6 gram karbohidrat, dan 4 gram serat. Jika Anda mengonsumsi ketumbar, maka hal ini dapat mendukung kebutuhan tubuh Anda setara 8 persen kalsium, 10 persen zat besi, 4 persen vitamin C, hingga 68 persen vitamin K.
Namun, begitu selain bermanfaat sebagai penyedap rasa, juga punya manfaat untuk kesehatan, nyatanya ketumbar juga punya efek samping. Berikut HR Online rangkum manfaat ketumbar untuk kesehatan juga efek sampingnya, dari berbagai sumber.
Manfaat Ketumbar untuk Kesehatan
Sejumlah bumbu dapur tak diragukan lagi punya banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk ketumbar yang dipercaya mampu membantu berbagai masalah tubuh terkait kesehatan juga kecantikan. Berikut adalah manfaat ketumbar untuk kesehatan:
Pertama, Mengatasi Batuk dan Pilek
Ketumbar yang memiliki kandungan Vitamin C merupakan antioksidan alami yang baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Hal tersebut membuat ketumbar dipercaya dapat menyembuhkan batuk maupun pilek.
Kedua, Mengatasi Gangguan Pencernaan
Jika Anda mengalami gangguan pencernaan seperti misalnya diare, perut kembung, sembelit, bahkan cacingan, Anda bisa melakukan perawatan rutin menggunakan ketumbar yang dipercaya dapat mengatasi sindrom iritasi usus besar. Kandungan antioksidan yang terdapat dalam biji ketumbar dipercaya dapat membantu pergerakan usus serta membantu produksi enzim pencernaan.
Ketiga, Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut
Ternyata, ketumbar juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Ketumbar memiliki sifat analgesic yang mampu membantu meredakan sakit gigi. Selain itu, ketumbar juga diketahui mempunyai sifat antibakteri, hal ini sangat baik untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, karena salah satu penyebab utama masalah gigi dan mulut adalah bakteri.
Keempat, Mengatasi Infeksi Jamur dan Bakteri
Selain infeksi akibat bakteri, ketumbar juga dipercaya mampu mengatasi infeksi akibat jamur. Salah satunya adalah infeksi kulit akibat bakteri dan jamur.
Kelima, Menjaga Kesehatan Kulit
Manfaat ketumbar untuk kesehatan selanjutnya adalah dipercaya mampu menjaga kesehatan kulit. Hal ini karena kandungan antibakteri pada ketumbar dapat mengatasi jerawat, kulit bermintak, meremajakan kulit. Selain itu, juga mampu mencerahkan kulit. Selain itu, ketumbar juga dapat menghindarkan kulit dari iritasi dan infeksi.
Keenam, Ketumbar Baik untuk Penderita Diabetes
Bumbu Rempah yang mempunyai kandungan serat tinggi ini ternyata bisa bekerja menurunkan kadar gula dalam darah, sehingga ketumbar dianggap baik untuk dikonsumsi oleh para penderitas diabetes. Penderita diabetes tetap disaranakan untuk memeriksa kadar gula darah secara rutin untuk mengetahui efektif tidaknya ketumbar dalam menurunkan gula darah.
Ketujuh, Menurunkan Kolesterol Jahat
Ketumbar juga memiliki khasiat untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Kolesterol jahat dalam dalam darah ini dapat membentuk plak yang nantinya akan menghambat peredaran darah dan mengganggu fungsi jantung. Sehingga, banyak yang memanfaatkan rebusan daun ketumbar untuk mengatasi masalah jantung.
Kedelapan, Mengatasi Wasir
Manfaat ketumbar lainnya adalah untuk mengatasi wasir. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, ketumbar ampuh untuk mengatasi sembelit atau konstipasi, yang merupakan salah satu penyebab dari wasir. Selain melancarkan buang air besar, sifat analgesik dari ketumbar juga mampu meredakan nyeri akibat menderita wasir.
Kesembilan, Meringankan Nyeri Sendi
Ketumbar juga diklaim mampu meringankan nyeri sendi. Manfaat ketumbar dalam meringankan nyeri sendi ini masih berhubungan dengan sifat analgesik dan kandungan asam linoleat yang terdapat pada ketumbar. Selain meringankan nyeri sendi, ketumbar juga dipercaya bisa meringankan sakit akibat hernia. Namun, hal ini hanya sekedar untuk meringankan gejala saja, dan bukan untuk mengatasi penyebab utama penyakit.
Kesepuluh, Ketumbar Membuat Rambut Lebih Lebat
Dalam masalah kecantikan, ketumbar sudah lama dipercaya dapat membuat rambut lebih lebat. Hal ini karena kandungan dalam biji ketumbar mampu menguatkan akar rambut dan merangsang pertumbuhan rambut.
Nah, itu dia manfaat ketumbar untuk kesehatan dan kecantikan. Adapun cara mengambil manfaat ketumbar ini adalah dengan menjadikannya sebagai obat herbal. Cukup dengan meminum air rebusan ketumbar, selain itu Anda bisa menambahkan ketumbar pada masakan Anda dalam jumlah yang lebih banyak.
Namun, harus diingat konsumsi ketumbar ini harus dalam batas wajar, artinya tidak berlebihan. Selain itu, Anda tetap harus berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter maupun ahli herbal sebelum menggunakan ketumbar sebagai obat herbal.
Efek Samping Ketumbar
Seperti sudah disinggung di atas, konsumsi ketumbar juga memiliki efek samping. Artinya, tidak semua orang dapat mengonsumsi ketumbar sebagai obat herbal, salah satunya adalah ibu hamil dan menyusui. Walaupun belum ada penelitian yang membuktikan bahaya ketumbar bagi ibu hamil, namun sebaiknya penggunaan ketumbar dihentikan untuk sementara waktu jika Anda sedang hamil atau menyusui.
Selain itu, ada juga beberapa kondisi yang membuat seseorang tidak seharunya mengonsumsi ketumbar seperti penderita penyakit hati, penderita gangguan pernapasan, pemilik kulit sensitif, dan orang yang alergi terhadap ketumbar.
Beberapa efek samping yang mungkin muncul dari penggunaan ketumbar sebagai obat herbal adalah seperti mual, muntah, turunnya nafsu makan, sakit kepala, dan sakit perut. Sedangkan pada orang yang sensitive pada ketumbar maka akan muncul gejala alergi seperti gatal, ruam merah, mata berair, dan reaksi alergi lainnya.
Bagi Anda penderita diabetes dan Anda mengonsumsi obat diabetes, maka hentikan konsumsi ketumbar setidaknya 2 minggu apabila akan dilakukan operasi. Baik obat maupun ketumbar, kedunya dianggap dapat menurunkan kadar gula dalam darah.
Selain itu, ketumbar juga disebut sebagai bahan yang dapat menurunkan tekanan darah, sehingga bagi para pengidap tekanan darah rendah, maupun orang-orang yang sedang menjalani pengobatan dengan obat penurun tekanan darah perlu berhati-hati dalam mengonsumsi ketumbar.
Namun demikian, ketumbar ini sangat aman apabila digunakan sekedar untuk bumbu dapur. Selain itu, pada umumnya, ketumbar cukup aman dikonsumsi dalam kadar secukupnya. Walaupun ketumbar merupakan bahan alami, jika Anda berniat mengonsumsi ketumbar yang sudah diolah menjadi produk herbal, sebaiknya mematuhi takaran pada label. (Ndu/R7/HR-Online)