Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, mengaku optimis pembangunan RSUD Pangandaran rampung tahun ini. Hal itu menyusul progres pembangunan RSUD Pangandaran yang sudah mencapai angka 59 persen.
“Jika melihat proges, hasil dari peninjauan mencapai 59 persen. Dipastikan, Bulan Juli 2019 pembangunan RSUD Pangandaran rampung. Kecuali ada penambahan ruangan untuk nifas,” kata Jeje, didampingi Wakilnya, H. Adang Hadari saat meninjau Pembangunan RSUD Pangandaran, Jum`at (15/03/2019).
Untuk anggaran, kata Jeje, sudah tidak ada masalah karena mendapat bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat. Begitu juga untuk anggaran alat kesehatan sebesar Rp. 50 miliar.
“Untuk Sumber Daya Manusia (SDM) di RSUD, juga dalam tahap proses kerjasama dengan UNPAD (Universitas Padjajaran),” katanya.
Hanya saja, lajut Jeje, untuk jabatan Direktur dan Direktur Pelayanan RSUD Pangandaran, akan diambil dari luar Pangandaran.termasuk untuk kelembagaannya pun, sedang dalam proses.
“Terkait jabatan Direktur RSUD sedang dalam proses,” ucapnya.
Pada kesempatan yang sama, Tim Leader Pembangunan RSUD Pangandaran, Heru Purwanto, menjelaskan, melihat progres pencapaian pembangunan dalam perminggunya, pihaknya optimis pembangunan RSUD Pangandaran akan rampung sesuai dengan kontrak.
“Karena kita ingin mengakomodir kebutuhan masyarakat di Kabupaten Pangandaran, ada penambahan ruangan untuk kebidanan dan nifas,” katanya.
Karena untuk anggaran penambahan ruangan kebidanan dan nifas, sambung Heru, belum di hitung tahun ini. Maka anggarannya pun akan diusulkan ke Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran.
“Untuk RSUD Pangandaran terdapat 175 tempat tidur dan sekitar 200 ruang lebih. Kalau mengacu pada jumlah tempat tidur untuk rawat inap,” pungkasnya. (Ntang/R4/HR-Online)