Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita CiamisTerdesak Faktor Ekonomi, Mak Titi (54) Butuh Bantuan Program Rutilahu

Terdesak Faktor Ekonomi, Mak Titi (54) Butuh Bantuan Program Rutilahu

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Kehidupan Mak Titi (54), warga Dusun Angsana, RT 26 RW 006, Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, sungguh sangat memprihatinkan. Faktor ekonomi yang tidak berpihak serta tidak mempunyai pekerjaan tetap, membuat dirinya kebingungan.

Apalagi rumah gubuk satu-satunya saat ini sudah dalam kondisi rusak parah. Dia terpaksa sering kali menginap di rumah tetangga ketika hujan melanda wilayah Pamarican. Pasalnya, dia khawatir saat hujan itu rumahnya tiba-tiba roboh.

Dari pantauan Koran HR, kondisi rumah Mak Titi yang terbuat dari anyaman bambu itu terlihat begitu memprihatinkan. Selain bilik bambunya yang sudah keropos dan berlubang. atap bangunan rumahnya pun terlihat rusak parah akibat lapuk dimakan usia. 

Bagas, warga Neglasari, ketika ditemui Koran HR, menyebutkan bahwa Mak Titi adalah seorang janda yang hidup dalam kemiskinan. Begitu pun dengan kondisi anak-anaknya. Sehingga saat rumah Titi dalam kondisi seperti itu, anak-anaknya pun tak mampu berbuat banyak. 

“Mak Titi memang mempunyai anak. Namun anaknya pun hidup dalam kemiskinan, sehingga tak bisa membantu. Apalagi membuatkan rumah untuk orang tuanya yang kini tinggal seorang diri,” katanya.

Menurut Bagas, Mak Titi sendiri tidak mempunyai pekerjaan. Bahkan untuk kebutuhan makan sehari-hari pun ia hanya mengandalkan bantuan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang digelontorkan pemerintah satu bulan sekali.

“Kami sebagai warga berharap kiranya Pemerintah Kabupaten Ciamis bisa memberikan bantuan program Rutilahu bagi Mak Titi,” katanya, Selasa (05/02/2019).

Ketua RT 26, Maman, ketika ditemui Koran HR, membenarkan kondisi Mak Titi saat ini. Menurut dia, kondisi rumah Mak Titi sudah lama mengalami kerusakan. Bahkan kondisi saat ini kian parah.

“Sekarang kondisinya makin parah. Terutama bagian atapnya. Sudah banyak genting yang ambrol akibat atapnya lapuk. Kami sudah berusaha mengajukan bantuan rumah buat Mak Titi. Namun permohonan itu belum juga terealisasi. Baru-baru ini, kami juga membuat proposal. Mudah-mudahan ada respon dan rumah Mak Titi bisa segera diperbaiki,” katanya.

Kepala Desa Neglasari, Deni Nono Sunaryo, ketika dimintai tanggapan, Selasa (05/02/2019), tidak menyangkal kondisi rumah Mak Titi. Menurut dia, Pemdes Neglasari sudah sering mengajukan permohonan, namun hingga saat ini belum ada respon.

“Pemdes Neglasari sebenarnya sudah berulangkali mengajukan permohonan, baik program Rutilahu atau program lainnya. Namun itu dia, semuanya belum ada yang turun. Kami juga sebenarnya pernah memberikan bantuan berupa bambu dan kayu. Namun karena Mak Titi tidak mempunyai modal, akhirnya mentok juga. Mudah-mudahan saja kali ini ada dermawan yang terketuk hatinya untuk membantu Mak Titi,” katanya. (Suherman/Koran HR)

gebrakan 100 hari kerja

Tokoh Masyarakat Tasikmalaya Menanti Gebrakan 100 Hari Kerja Viman-Dicky

harapanrakyat.com,- Tokoh masyarakat menanti gebrakan 100 hari kerja Viman Alfarizi Ramadah-Diky Chandra, Walikota - Wakil Wali Kota Tasikmalaya. Apalagi sejak dilantik sampai saat ini...
Objek wisata di Kota Banjar sepi pengunjung

Aktivis Prihatin Kota Banjar Sepi Wisatawan saat Libur Lebaran, Anggap Pemkot Gagal 

harapanrakyat.com,- Aktivis GMNI Kota Banjar, Jawa Barat, prihatin dengan kondisi sepinya wisatawan yang berkunjung ke sejumlah destinasi wisata di Banjar saat momen libur lebaran...
Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...