Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita CiamisDuh! Petani Cabai Ciamis Merugi

Duh! Petani Cabai Ciamis Merugi

Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Tingginya curah hujan dan kondisi cuaca yang tidak stabil membuat tanaman cabai merah di Dusun Cogreg dan Dusun Kalapa, Desa Mekarbuana, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, diserang hama patek dan busuk batang.

Akibat serangan hama patek dan busuk batang, daun tanaman cabai merah menjadi layu serta buahnya menjadi busuk dan kering. Petani Ciamis ini pun merugi lantaran anjloknya harga dan rendahnya jumlah produksi.

Curah Hujan Tinggi

Udin, petani cabai merah, ketika ditemui Koran HR, Senin (25/02/2019), membenarkan, tingginya curah hujan sangat berpengaruh terhadap kondisi tanaman cabai. Jika intensitas hujan tinggi, kondisi tanah menjadi lembab dan segala penyakit rentan menyerang tanaman cabai, terutama hama patek.

“Tanaman yang terserang hama, daun dan pohonnya layu, mengering dan berubah menadi coklat-coklatan. Buah cabainya pun menjadi keropos dan menyusut tidak berisi,” katanya.

Menurut Udin, agar tidak menular ke tanaman cabai lainnya, tanaman yang terkena hama langsung dicabut dan dibakar. Tujuannya supaya hama yang menyerang tanaman tersebut mati dan tidak berpindah ke tanaman yang lain.

Heri, petani Ciamis lainnya yang juga menanam cabai, ketika ditemui Koran HR, Senin (25/02/2019), mengaku sudah mencoba berbagai macam cara untuk menanggulangi tanaman cabai yang terkena hama. Namun hasilnya sia-sia karena serangan hama patek terhadap tanaman cabai berlangsung cukup cepat.

“Dalam kurun waktu tiga hari saja, kondisi tanaman yang awalnya sehat berubah layu dan membusuk. Akibatnya hasil panen turun drastis dan tidak sesuai dengan harapan,” katanya.

Ata, petani cabai lainnya, menambahkan, hama patek ini akibat jamur jenis Colletrichhum atau Gloeosporium. Akibat dari serangan hama jamur tersebut daun pada tanaman menjadi layu dan kondisi buahnya sedikit demi sedikit menjadi busuk dan kering.

Sementara itu, Didi, petani cabai asal Dusun Cogreg, mengamini, di masa panen bulan ini para petani cabai merugi. Selain menurunnya produksi karena serangan hama, juga disebabkan anjloknya harga cabai merah di tingkat petani.

“Turun berkali lipat dari harga sebelumnya. Harga yang terus merosot membuat para petani rugi besar. Kerugiannya bisa mencapai puluhan juta rupiah. soalnya tidak balik modal, seperti untuk pembelian pupuk maupun benih. Sedangkan harga cabai merah di tingkat petani saat ini hanya Rp. 4000 perkilogram,” katanya.

Harga Cabai Anjlok

Kaur Ekbang Desa Mekarbuana, Anda Lesmana, ketika ditemui Koran HR, Senin (25/02/2019), tidak menyangkal kondisi yang dialami petani cabai merah di wilayah tersebut.

“Selain akibat serangan hama, juga harga cabai merah anjlok. Kalau rendahnya produksi maklum sebab ada serangan hama. Namun, penyebab anjloknya harga tidak diketahui,” katanya.

Menurut Anda, penurunan harga yang disertai rendahnya produksi membuat para petani harus menanggung kerugian yang cukup besar. Petani pun harus rela pasrah dengan kondisi tersebut.

“Mereka berharap pemerintah turun tangan, sehingga harga cabai kembali naik,” katanya.

Anda menambahkan, luas lahan tanaman cabai yang ada di wilayah Desa Mekarbuana mencapai 7 hektar. Akibat rendahnya harga jual dan juga serangan hama, petani mengalami kerugian mencapai Rp. 3.200 per pohon. (Dji/Koran-HR)

Pasca Banjir, Bupati Sumedang Tinjau Aliran Sungai Cimande Pastikan Jembatan Pangsor Aman

Pasca Banjir, Bupati Sumedang Tinjau Aliran Sungai Cimande Pastikan Jembatan Pangsor Aman

harapanrakyat.com,- Di tengah hujan deras yang mengguyur wilayah Sumedang, Bupati Dony Ahmad Munir turun langsung ke lapangan memantau aliran Sungai Cimande, khususnya di bawah...
Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

Arus Balik Lebaran, Jalur Alternatif Cadas Pangeran Sumedang Jadi Pilihan Pemotor

harapanrakyat.com,- Jalur Cadas Pangeran Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, jadi alternatif jalur bagi pemudik motor, yang kembali ke kota asal setelah pulang kampung dari sejumlah...
Kalahkan Korsel di Piala Asia U17, Ini Komentar Pelatih Timnas Indonesia

Kalahkan Korsel di Piala Asia U17, Ini Komentar Pelatih Timnas Indonesia

Timnas Indonesia menorehkan hasil memuaskan setelah kalahkan Korea Selatan (Korsel) di Piala Asia U17 2025. Pertandingan yang berlangsung di Prince Abdullah Al-Faisal Stadium, Jeddah,...
Sejarah Tebing Breksi Jogja, Berawal dari Tambang Biasa

Sejarah Tebing Breksi Jogja, Berawal dari Tambang Biasa

Tak banyak yang tahu bahwa sejarah Tebing Breksi Jogja menyimpan kisah menarik tentang transformasi luar biasa dari sebuah tambang menjadi destinasi wisata unggulan. Tak...
Rumah Semi Permanen di Cipaku Ciamis Ludes Terbakar Rata dengan Tanah

Rumah Semi Permanen di Cipaku Ciamis Ludes Terbakar Rata dengan Tanah

harapanrakyat.com,- Sebuah rumah semi permanen di Desa Selamanik, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ludes terbakar. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi pada Minggu (6/4/2025) sekitar...
Durian Hill Ciamis, Wisata Air yang Tawarkan Keindahan Pemandangan Gunung Sawal

Durian Hill Ciamis, Wisata Air yang Tawarkan Keindahan Pemandangan Gunung Sawal

Durian Hill Ciamis, objek wisata air dan kolam renang yang berada di kampung Sukamanah, Desa Sukawening, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kini menjadi destinasi...