Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Liga Volly Kota Galuh Ciamis merupakan Liga Volly pertama dan satu-satunya yang digelar di Jawa Barat. Penyelenggaraan Liga Volly Kota Galuh ini didasari oleh banyaknya potensi altet Volly asal Ciamis yang masih butuh perhatian.
Even Liga Volly Kota Galuh ini digagas pengusaha properti Ciamis, H. Sarpin, SE, yang berasal dari Desa Girimukti, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis. Liga Volly ini diikuti 9 klub dari berbagai wilayah Kabupaten Ciamis.
“Liga Volly Kota Galuh baru diselenggarakan untuk Club Volly wanita. Tidak menutup kemungkinan, kedepan Liga Volly diikuti oleh klub putra juga,” kata Sarpin, saat menyaksikan laga terakhir Liga Volly Kota Galuh, di Lapang Volly GGO Desa Girimukti, Cisaga, Minggu (17/02/2019).
Sarpin mengaku bersyukur, setelah Liga Volly digelar, atlet Volly lokal Ciamis sangat antusias dan bersemangat ingin mengikuti liga. Hal ini terbukti stelah didirikannya akademi Volly. Bahkan, anak usia SD banyak yang ingin bergabung mengikuti pelatihan Volly.
“Kami berharap setelah liga ini, atlet Volly lokal Ciamis semakin banyak dan berkualitas. Kami bercita-cita Ciamis memiliki klub Volly profesional yang ikut Proliga, sehingga nama Ciamis bisa harum di kancah Volly nasional,” katanya.
Dari pantauan Koran HR, Liga Volly Kota Galuh dimenangkan Klub Jabar Pancanaka, dengan catatan tanpa pernah terkalahkan selama liga digelar. Dan Jabar Pancanaka berhasil mengungguli klub-klub lainnya.
Klub Jabar Pancanaka Ciamis
Pelatih Klub Jabar Pancanaka, Ujang Solihat, mengaku senang setelah memenangkan pertandingan terakhir melawan Klub Perpu Galuh Ciamis. Menurut Ujang, setelah mendirikan Akademi Voli Jabar Pancanaka, potensi anak-anak yang ada di Cisaga makin tergali.
Selain itu, kata Ujang, di usia pemula, Akademi Voli Jabar Pancanaka mendidik anak-anak agar 3 tahun yang akan datang bisa menjadi seniornya yang sekarang bertanding di Liga volly Kota Galuh.
“Dengan adanya Liga seperti ini, anak-anak jadi terpacu untuk lebih bagus lagi. Karena bagaimanapun, mereka bersaing dengan klub-klub yang ada di Kabupaten Ciamis. Dan ini salah satu tujuan dari penggagas Liga Volly. Mudah-mudahan Liga Volly tahun depan bisa lebih baik lagi,” terangnya.
Ujang menuturkan, keberadaan pemain ‘asing’ dari luar Ciamis sangat berpengaruh untuk memotivasi pemain lokal. Saat ini, Jabar pancanaka memakai jasa 2 mantan pemain Kejurnas Jawa Barat. Mereka adalah Azahra Supartiwi dan Dewa Ayu Trisca Bhayangkara, pemain ‘asing’ yang membela klub Jabar Pancanaka dari Bandung.
“Kami sangat nyaman di Ciamis, karena orang-orangnya mudah akrab. Mudah-mudahan tahun depan kami masih bergabung dengan klub Jabar Pancanaka,” kata Azahra. (Fahmi/Koran-HR)