Tidak semua orang tahu cara merawat pakaian, padahal pakaian merupakan salah satu kebutuhan mendasar setiap orang. Mungkin Anda pernah mendapati pakaian yang baru beberapa kali dipakai tiba-tiba rusak karena kainnya rapuh? Mungkin ada yang salah dengan cara Anda mencuci pakaian. Karena itu Anda perlu mengetahui cara mencuci pakaian agar tidak mudah rusak.
Anda tentu punya pakaian favorit, entah karena harganya mahal, atau karena perjuangannya mendapatkan pakaian tersebut. Pakaian favorit Anda mungkin juga berasal dari orang yang Anda kasihi. Jika pakaian tersebut cepat rusak, tentu Anda tidak akan bisa lagi memakainya, hal ini akan jadi pertanyaan bagi orang yang Anda kasihi.
Agar terhindar dari hal tersebut, berikut hal-hal yang perlu Anda perhatikan ketika mencuci pakaian agar tidak mudah rusak:
Jangan Peras Pakaian Anda
Memeras pakaian setelah mencuci merupakan hal yang biasa dilakukan. Tujuannya agar pakaian cepat kering ketika dijemur. Tetapi, tahukah Anda jika memeras pakaian justru dapat merusak pakaian dengan cepat? Selain itu, pakaian yang diperas secara manual juga akan membuatnya melar.
Agar pakaian tidak mudah rusak, hindari memeras pakaian sehabis mencuci. Pakaian yang sudah dicuci sebaiknya langsung dijemur. Jika pun Anda ingin memerasnya untuk mengurangi air pada pakaian, peraslah secukupnya dan jangan terlalu keras. Hal tersebut bisa membuat pakaian lebih awet dan tidak mudah rusak.
Begitupun jika Anda mengunakan mesin cuci, sebaiknya lewati pengeringan jika tidak terlalu perlu. Bahkan sebisa mungkin Anda hindari mengeringkan pakaian dengan mesin cuci. Karena proses memeras air pada tabung pengeringan mesin cuci akan membuat permukaan bahan pakaian Anda menjadi kasar. Akibatnya warna pakaian akan terlihat pudar. Karena itu, dianjurkan mengeringkan pakaian di bawah sinar matahari yang lebih bersahabat bagi kain. Jangan lupa jika ingin memerasnya, peraslah secukupnya saja.
Terlalu Sering Dicuci Membuat Pakaian Cepat Rusak
Anda mungkin berpikir dengan sering mencuci pakaian, maka kebersihan pakaian tersebut akan terjaga, padahal hal tersebut justru dapat merusak serat pakaian, bahkan melunturkan warna asli pakaian. Pakaian yang terlalu sering dicuci akan membuat warnanya semakin cepat pudar.
Karena itu, jika Anda memakainya beberapa jam saja, jangan menyatukannya dengan pakaian kotor lainnya. Anda bisa memakai kembali pakaian tersebut, jika tidak terkena noda, kotoran, bau atau keringat berlebih.
Anda cukup mengangin-nganginkannya saja atau menjemurnya sekitar 2 sampai 3 jam di bawah sinar matahari. Hal tersebut berguna untuk membunuh kuman yang menempel pada pakaian.
Memisahkan Pakaian Sebelum Dicuci Membuatnya Tidak Mudah Rusak
Pisahkan pakaian sebelum mencuci. Anda bisa menyortirnya berdasarkan warna. Misalnya pakaian berwarna gelap satukan dengan pakaian gelap lainnya. Begitu juga dengan pakaian yang berwarna terang, maka satukan dengan pakaian berwarna terang lainnya.
Memisahkan pakaian sesuai warna ini untuk mencegah pakaian yang berwarna gelap melunturi pakaian yang berwarna terang. Selain itu, langkah ini juga membuat warna baju tahan lama.
Anda juga bisa membiasakan untuk mencuci pakaian berwarna putih terlebih dahulu, diikuti dengan mencuci pakaian yang berwarna terang lainnya, terakhir barulah Anda bisa mencuci pakaian yang berwarna gelap. Hal ini penting untuk menjaga agar pakaian luntur tidak tercampur dengan pakaian yang berwarna terang yang dapat merusak warna pakaian.
Cuci Pakaian dengan Air Dingin
Hindari mencuci pakaian dengan air hangat atau panas, karena hal tersebut bisa membuat warna pakaian cepat pudar. Sebaliknya, mencuci pakaian dengan air dingin akan membantu pakaian Anda lebih tahan lama dan tidak cepat pudar warnanya. Selain itu, menggunakan air dingin saat mencuci pakaian juga membuat Anda menghemat energi.
Gunakan air bersuhu normal untuk menjaga kualitas pakaian. Anda juga bisa melihat label petunjuk perawatan pakaian yang biasanya memuat suhu air yang harus digunakan. Hal lain yang perlu diingat adalah temperatur air yang terlalu dingin atau pun terlalu panas membuat detergen yang Anda gunakan ketika mencuci tidak bekerja dengan baik.
Balikan Pakaian Saat Dijemur
Hal sederhana seperti membalikan pakaian saat dijemur ternyata bisa membantu pakaian tidak mudah rusak. Karena membalik pakaian saat dijemur dapat mencegah warnanya cepat memudar.
Anda bisa memperhatikan bagian kain yang selalu kena sinar matahari, tentu warnanya akan lebih cepat memudar dibandingkan bagian pakaian yang tidak sering kena matahari saat dijemur. Karena itu dengan membalikan pakaian maka hanya bagian dalam saja yang warnanya memudar, sementara bagian luarmya tidak akan terlihat pudar saat dipakai.
Mencuci Bra dan Pakaian Dalam Lainnya Hanya Secara Manual
Bra memiliki bahan tipis, karena itu bra sangat mudah berubah bentuk. Cucilah bra hanya dengan tangan. Hindari mencuci bra dengan mesin cuci. Apalagi jika Anda menggunakan pengering mesin cuci, maka bentuk bra akan mudah berubah sehingga Anda tidak akan lagi merasa nyaman saat menggunakannya.
Sebelum mencuci bra, rendam terlebih dahulu dalam air hangat yang telah diberi deterjen. Setelah direndam selama lima menit mulailah kucek bra bagian dalam, bilas hingga bersih menggunakan air dingin. Jika tidak terbilas dengan baik, residu deterjen dapat merapuhkan serat kain yang halus.
Ketika mengeringkan bra, Anda bisa menekan air di dalam busa bra dengan handuk. Jangan sekali-kali meremas bra karena akan merusak bentuk bra. Selain itu, ketika menjemur bra, jangan gantungkan bra di tali jemuran menggunakan tali penyanggah bahu, karena bagian cup-nya yang lebih berat bisa merusak bra Anda.
Gunakan cara ini untuk mencuci celana dalam, stoking atau pun pakaian dalam yang berbentuk jala. Semua pakaian tersebut sebaiknya dicuci secara manual, hindari mencuci dengan menggunakan mesin cuci. Apalagi untuk celana dalam, mencucinya dengan mesin cuci tidak akan membersihkan celana dalam secara sempurna.
Tambahkan Pelembut Pakaian Saat Mencuci
Salah satu cara mencuci pakaian agar tidak mudah rusak adalah dengan menambahkan pelembut kain sebelum mencuci. Cairan pelembut akan membuat serat kain tidak cepat rusak dan memudar warnanya.
Satu hal yang perlu Anda ingat ketika menggunakan pelembut saat mencuci pakaian adalah gunakan pelembut pakaian yang ramah lingkungan. Pada dasarnya pemutih pakaian tidak hanya beracun bagi manusia, namun juga sangat berbahaya untuk lingkungan. Selain itu ternyata pelembut pakaian yang memiliki zat-zat kimiawi berbahaya bisa membuat ketebalan kain cepat menipis.
Pelembut yang aman yang bisa Anda gunakan ketika mencuci adalah dengan menggunakan baking soda yang dicampur dalam air panas. Merendam pakaian ke dalam cairan baking soda tersebut bisa membantu melembutkan pakaian Anda.
Kenali Jenis Bahan Pakaian Anda
Agar pakaian lebih awet dan tidak mudah rusak, Anda perlu mengenali jenis bahan pakaian yang Anda pakai. Karena ada jenis bahan pakaian yang hanya bisa dicuci secara manual, karena mencucinya dengan mecin cuci justru akan merusak pakaian tersebut. Ada pula pakaian yang tidak boleh dijemur di tempat yang terlalu panas.
Pakaian yang terbuat dari jeans misalnya, tidak boleh dicuci terlalu sering dan hindari pemakaian mesin cuci ketika ingin membersihkannya. Ketika menjemur pakaian berbahan jeans pastikan Anda membaliknya agar warnanya tidak cepat pudar. Selain itu hindari tempat yang terlalu panas, karena menjemur jeans di tempat yang terlalu panas akan membuat pakaian berbahan denim cepat menyusut.
Bahan yang rapuh seperti kasmir dan wol sebaiknya hanya dicuci dengan tangan. Untuk mengangkat kotoran dari bahan kasmir jangan pernah menyikatnya, tetapi cukup dengan merendamnya dengan sampo bayi untuk mengeluarkan kotoran bersama busa yang keluar. Hindari merendam dengan deterjen karena akan membuat pakaian berbahan kasmir dan wol cepat rapuh. Ketika selesai mencuci, jangan pernah memeras pakaian berbahan kasmir maupun wol, karena bahan kasmir maupun wol dikenal sebagai bahan yang sangat mudah berubah bentuk.
Adapun untuk pakaian yang terbuat dari kulit, seperti jaket kulit, Anda cukup menyekanya saja dengan kain basah yang bersih. Tetapi, untuk celana yang terbuat dari kulit Anda bisa mencucinya setelah 3 atau 4 kali penggunaan. Hindari penggunaan deterjen saat mencuci pakaian yang terbuat dari kulit, karena deterjen bisa membuat pakaian dari kulit cepat rusak. Anda cukup merendamnya dengan air hangat, hal ini akan membuat kotoran keluar tanpa perlu menggunakan deterjen. (Ndu/R7/HR-Online)