Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Manajemen SPBU 34.426.07 yang berada di Jalan Raya Cihaurbeuti Ciamis menanggapi perihal penolakan pengisian BBM mobil Tagana Kabupaten Ciamis pada Selasa (09/01/2019) sekitar pukul 13.30 WIB lalu ketika mobil tersebut dalam keadaan darurat untuk diisi BBM saat akan melakukan penanganan bencana di Cihaurbeuti Ciamis.
Manajer SPBU 34.426.07, Martono, mengatakan, bahwa peristiwa tersebut merupakan ketidaksengajaan dan kesalahpahaman. Pasalnya, operator pengisian BBM tidak mengetahui bahwa mobil tagana tersebut adalag mobil kedaruraran.
“Kami minta maaf kepada Tagana atas kekeliruan yang tidak disengaja itu. Seharunya mobil tersebut mendapatkan pelayanan khusus seperti mobil kedaruratan pada umumnya. Kami juga sudah menceritakan kronologis kejadian ini ke pihak Tagana, sekaligu meminta maaf,” jelasnya. Kamis (10/01/2019).
Martono menambahkan, ke depan pihaknya bakal mengutamakan mobil-mobil kedaruratan berplat merah untuk dilayani sebagaimana aturan, serta memastikan mobil tersebut terlayani dengan baik oleh operator pengisian BBM.
“Setelah kami menjelaskan semuanya, dari Tagana juga sudah memaafkan atas kekeliruan tersebut. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih baik lagi,” pungkas Martono.
Baca Juga: Kondisi Darurat, SPBU di Ciamis Ini Tolak Isi BBM Mobil Tagana
Sebelumnya, kendaraan Tagana Kabupaten Ciamis nyaris kehabisan BBM saat akan melakukan penanganan bencana di wilayah Cihaurbeuti. Di saat itu, SPBU terdekat adalah SPBU 34.426.07 yang berada di Jalan Raya Cihaurbeuti. Setelah mengantri sekitar setengah jam setelah pengisian Bus yang ada di depannya, operator pengisian justru menolak untuk mengisi mobil tersebut. Setelah petugas Tagana berdialog cukup alot, akhirnya diputuskan untuk mengisi di SPBU lainnya. (Fahmi/R6/HR-Online)