Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Guna memperkuat usaha dan meningkatkan PADes, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, menggandeng kemitraan dengan Bank BRI, terkait pelayanan keuangannya melalui BRI Link.
Sekretaris Daerah Pangandaran, Mahmud, mengatakan, keberadaan BUMDes menjadi peluang untuk melakukan berbagai jenis usaha. Salah satunya kesempatan bermitra dengan BRI dalam pelayanan keuangan yang ada pada lembaga usaha milik desa tersebut.
“Ada banyak jenis usaha yang dapat dilakukan, seperti pembayaran listrik, isi ulang air minum galon, perikanan, peternakan, ada pengolahan dan bank sampah. Dengan layanan keuangan BRI Link-nya, itu bisa membantu masyarakat memudahkan dalam bertransaksi keuangan, jadi tidak perlu harus ke kantor bank-nya,” kata Mahmud, kepada HR Online, di sela-sela acara Sosialisasi dan Akuisisi BRILink kepada pengelola BUMDes se-Kabupaten Pangandaran, di Aula Hotel Horison Pangandaran, Rabu (16/01/2019).
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Pangandaran, Dani Hamdani, mengatakan, berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan pihaknya, di Kabupaten Pangandaran ada sekitar 80 Badan Usaha Milik Desa yang telah terbentuk, namun yang sudah aktif terdaftar baru sekitar 53.
“Idealnya di Kabupaten Pangandaran itu ada 93 Badan Usaha Milik Desa, karena sesuai jumlah desa yang ada, tetapi yang sudah aktif baru 53,” terangnya.
Dalam hal ini, kata Dani, ke depan pihaknya pun akan terus melakukan pembinaan terhadap desa-desa yang belum memiliki badan usaha, sekaligus memberikan penguatan bagi yang belum bisa berjalan untuk membantu desa dalam menggali potensi PADes masing-masing.
Sementara itu, Kepala Bagian Agen BRI Link Kantor Wilayah BRI Bandung, Iman Surahman, mengatakan, Bank Rakyat Indonesia menggandeng Badan Usaha Milik Desa di Kabupaten Pangandaran melalui program BRI Link. Karena, badan usaha tersebut merupakan satu institusi yang dibentuk oleh pemerintahan desa. Sehingga, keuangan sekecil apapun di desa bisa mempunyai penghasilan atau PADes desanya sendiri.
“Kami mendukung dengan adanya program pemerintah ini. Kami mengcopy paste dari keberhasilan BRILink di wilayah Jawa Barat, karena tertingi sekaligus jadi juara peringkat pertama tingkat nasional,” katanya.
Keberhasilan BRILink itu ditempelkan ke badan usaha milik desa untuk menghasilkan uang dengan cara memberikan jasa layanan perbankkan sesuai dari arahan Bank Indonesia.
“Insya Alloh, nanti 93 desa di Kabupaten Pangandaran bergabung dengan BRILink. Ini yang diharapkan bagi kami agar sinergi terbentuk,” tandas Iman. (Madlani/R3/HR-Online)