Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-Dana penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2018 disoal. Pasalnya, hingga sudah berganti tahun, dana yang bersumber dari APBD Kabupaten Ciamis tersebut belum kunjung cair.
Meski pelaksanaan Pilkades serentak berhasil terselenggara dengan sukses, Pemerintah Desa Ciakar, Kecamatan Cipaku, mengaku bingung karena sekarang sudah ditagih pihak ketiga. Sayangnya, dana penyelenggaraan Pilkades belum juga cair.
Sekretaris Desa Ciakar, Solihin, ketika ditemui Koran HR, Senin (21/01/2019), menjelaskan bahwa sumber anggaran untuk pelaksanaan Pilkades serentak terdiri dari APBDes dan APBD Kabupaten.
“Total biayanya Rp. 62. 995.500. dari jumlah anggaran itu, Rp. 32 juta dari APBDes, dan sisanya dari APBD Kabupaten. Mengingat sumber anggaran dari tingkat Kabupaten belum turun, kami terpaksa meminjam dana talang dari pihak ketiga. Sebab, bagaimanapun Pilkades harus dilaksanakan. Tapi sayangnya, sampai sekarang dana dari kabupaten belum juga cair,” katanya.
Solihin mengaku, pihaknya kelimpungan mencari pengganti untuk membayar kepada pihak ketiga. Pihaknya sudah berulang kali hal mempertanyakan perihal tersebut ke tingkat Kabupaten. Akan tetapi, belum ada kejelasan kapan anggaran tersebut ditransfer ke panitia Pilkades.
Ketua Panitia Pilkades, Dian Kusdiana, melalui Bendaharanya, Aris, mengatakan, proposal pengajuan angaran pelaksanaan Pilkades serentak sudah masuk ke tingkat Kabupaten. Cuma, berdasarkan keterangan dari pihak kabupaten, anggaran Pilkades untuk Desa Ciakar belum teranggarkan.
Sebab, kata Dian, awalnya Desa Ciakar tidak masuk kepada Desa yang akan melaksanakan Pilkades Serentak tahun 2018. Masih berdasarkan penjelasan dari pihak kabupaten, akan dianggarkan melalui anggaran perubahan.
“Namun hingga saat ini anggaran tersebut belum juga masuk ke rekening panitia. Terkait dengan terpenuhinya anggaran pelaksanakan Pilkades, pihak panitia tidak tahu-menahu uang tersebut didapat. Sebab uang untuk segala keperluan pelaksanaan penyelenggaraan Pilkades sudah ada dari pihak Desa,” katanya.
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakan Desa (DPMD) Kabupaten Ciamis, Lily Romli, ketika dihubungi Koran HR, membenarkan, dari 39 desa yang melaksanakan Pilkades, hanya Desa Ciakar yang anggarannya belum cair.
“Mudah –mudahan saja dalam waktu dekat ini anggarannya sudah masuk rekening panitia,” katanya. (Dji/Koran-HR)