Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- SDN 2 Baregbeg berupaya menanamkan karakter kepada siswa-siswinya dengan membiasakan kegiatan-kegiatan positif di berbagai bidang, seperi keagamaan, literasi, olahraga dan kebersihan.
Kepala SDN 2 Baregbeg, Darajat Sudrajat, S.Pd, ketika ditemui Koran HR, Senin (26/11/2018), menuturkan, sekolah merupakan lingkungan yang tepat untuk melatih anak memiliki kebiasaan baik.
Kebiasaan itu, kata Darajat, bisa melalui berbagai kegiatan yang menyenangkan. Contohnya, guru dapat menanamkan nilai-nilai karakter anak menjadi lebih baik, melalui kebiasaan setiap hari, baik dalam kegiatan keagamaan, literasi, calistung, olahraga ataupun kebersihan.
“Kami terus memberikan arahan kepada warga sekolah untuk membiasakan hal-hal yang dapat meningkatkan kemampuan peserta didik, seperti dengan lima menit membaca, calistung, shalat berjamah, menyanyikan lagu wajib, hormat kepada guru dan orangtua olahraga bahkan kebersihan,” katanya.
Menurut Darajat, seandainya dari mulai sejak dini sudah ditekankan mengenai hal-hal yang positif dan baik, nanti akan menjadi kebiasaan, khususnya dalam bidang yang dapat memupuk karakter siswa.
Di SDN 2 Baregbeg, Darajat mengungkapkan, pihaknya kegiatan positif sudah terjadwal dengan baik, mulai pembiasaan untuk memupuk jiwa dan karakter anak. Aplikasinya, seperti setiap senin mengembangkan kebiasan jiwa nasionalisme dengan upacara bendera dan kegiatan lainnya.
Pada hari Selasa, kata Darajat, ada kegiatan keagamaan dan hafalan hitungan. Di hari Rabu, senam dan salat duha. Kemudian di hari Kamis, mengembangkan literasi sekolah dan hafalan surat-surat pendek. Di hari Jumat-Sabtu, pengembangan karakter cinta sekolah melalui gerakan bersih sekolah.
“Kegiatan terjadwal setiap hari sebelum masuk, tujuannya untuk membiasakan anak dan menumbuhkan karakter anak,” katanya.
Kepala UPTD Pendidikan Baregbeg, H. Dedi Kusmana, ketika ditemui Koran HR, Selasa (27/11/2018), mengaku selalu menekankan kepada setiap sekolah untuk berkreasi dalam hal mengembangkan karakter siswa.
Dedi menegaskan bahwa setiap anak didik perlu diberikan bekal keimanan yang kuat, nilai-nilai kepribadian yang luhur, keterampilan sesuai dengan bakat dan minatnya. Hal itu dapat tercipta melalui program yang terarah dan kebiasaan di sekolah.
“Menanamkan jiwa dan semangat kebangsaan dan rasa percaya diri, dengan harapan agar anak dapat tumbuh, berkembang menjadi anak yang unggul dan mampu menghadapi tantangan di masa depan,” katanya.
Dedi menambahkan, pihaknya mengapresiasi sekolah ini menjadi salah satu sekolah yang sudah mengaplikasikan kebiasaan-kebiasaan positif untuk mengembangkan karakter para siswa. (Heri/Koran HR)