Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Sebuah rumah ambruk dan nyaris menimpa penghuninya. Rumah tersebut milik pasangan suami istri Jaan (55) dan Yuni, warga Dusun Kedungbangkong, Desa Sukajaya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Kepala Desa Sukajaya, Herdis, mengatakan, peristiwa rumah ambruk milik warganya itu terjadi pada hari Minggu pekan lalu (02/12/2018), sekitar pukul 16.00 WIB.
“Saat kejadian cuaca sedang cerah, dan yang ambruk itu dinding bagian dapurnya. Saat kejadian di dalam rumahnya tengah banyak keluarga, karena memang rumah tersebut dihuni oleh 8 orang,” terangnya, kepada HR Online, Sabtu (08/12/2018).
Lanjut Herdis, saat pihaknya meninjau ke lokasi, pemilik rumah, Jaan, mengatakan bahwa sebelum kejadian, neneknya sedang memasak di dapur. Ketika tengah asyik memasak, tiba-tiba terdengar suara dari bagian belakang rumah.
Kemudian, sang nenek pun curiga dan lantas ke luar rumah untuk mencari sumber suara. Namun, saat membuka pintu dapur, tiba-tiba dinding dapurnya langsung ambruk. Sang nenek pun sempat terbentur daun pintu. Beruntung, dia hanya mengalami luka ringan.
Herdis juga mengungkapkan, bahwa rumah milik warganya tersebut adalah salah satu korban gempa yang terjadi pada bulan Desember tahun 2017 lalu, namun luput dari perhatian dan bantuan pemerintah.
“Karena saat ini kondisi semakin memprihatinkan, maka keluarga ini kami suruh untuk mengosongkan dulu rumahnya, sebab dapat membahayakan penghuninya. Sementara pihak kami tengah melakukan pengajuan bantuan, baik itu ke Baznas maupun Pemkab Ciamis,” kata Herdis.
Dihubungi terpisah, Ketua UPZ Baznas Kecamatan Pamarican, Ruhimat Purnama, saat dikonfirmasi HR Online, mengaku bahwa pihaknya pun sudah mengetahui kejadian tersebut.
“Hari ini saya baru mendapatkan informasi, dan setelah itu kita langsung meninjau ke lokasi. Benar saja rumah Pak Jaan kondisinya sangat memprihatinkan. Untuk itu, atas nama UPZ Baznas Kecamatan Pamarican, kita juga langsung melaporkan kejadian ini,” terangnya, Sabtu (08/12/2018).
Selain itu, pihak Baznas Kecamatan Pamarican juga kini membuka rekening untuk menggalang dana sosial yang akan disalurkannya guna membantu pembangunan rumah Jaan. “Insya Allah, kita akan perjuangkan dan mudah-mudahan bantuan bisa terkumpul secepatnya,” ucap Ruhimat.
Sayangnya, hingga berita ini diunggah, HR Online belum bisa mengkonfirmasi keluarga korban. (Suherman/R3/HR-Online)