Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Peran Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Banjar harus bisa lebih inovatif lagi, sehingga mampu menghasilkan kebutuhan pangan yang baik bagi masyarakat. Tidak hanya Kota Banjar, tapi juga masyarakat luar Banjar.
Hal tersebut ditegaskan Ketua KTNA Kota Banjar, DR. dr. H. Herman Sutrisno, MM., saat melantik kepengurusan KTNA kecamatan dan kelurahan/desa, bertempat di Aula Kelurahan Banjar, Senin (26/11/2018).
“Pelantikan pengurus KTNA ini diharapkan mampu meningkatkan hasil pertanian dan perikanan di Kota Banjar yang berkualitas,” katanya.
Menurutnya, keterbatasan lahan jangan menjadi halangan bagi petani untuk terus meningkatkan produksi hasil pertaniannya. Selain kepiawaian dalam mengolah lahan, hal terpenting yang dibutuhkan adalah sistem manajerial dalam penanganan hasil pertanian.
“Kedepan, Kota Banjar harus mampu menopang ketahanan pangan tidak hanya untuk sendiri, akan tetapi juga dalam skala lebih luas. Setidaknya mampu member kontribusi yang lebih besar, termasuk sumbangan ketahanan pangan nasional,” tandasnya.
Untuk itu, Herman juga berharap pengurus KTNA Kota Banjar yang baru dilantik ini mampu memberikan inovasi-inovasi dalam upaya meningkatkan produksi pertanian, agar bisa menghasilkan kebutuhan pangan yang lebih baik lagi untuk masyarakat luas.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjar, drh. Aswin, berharap kepada pengurus KTNA yang baru ini mampu bersinergi dengan Pemerintah Kota Banjar, dalam meningkatkan produksi pangan di daerahnya.
“Tentu harus meningkat. Produksi pangan itu tidak hanya padi, sayuran, buah-buahan dan lainnya, namun juga produksi perikanan pun harus ditingkatkan. Karena, kebutuhan di Kota Banjar ini memang cukup banyak,” tandasnya. (Eva/Koran HR)