Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Akibat hujan yang mengguyur wilayah Langkaplancar dengan intensitas cukup tinggi, jembatan yang menghubungkan Dusun Cigangsa dan Dusun Cigorowek, Desa Pangkalan ambruk. Akibat jembatan ambruk ini, warga di Dusun Cigorowek yang terdiri dari 5 RT tersebut terisolir.
Dari informasi yang dihimpun, selain memutuskan jembatan, longsor juga terjadi di pesawahan milik warga dan dikhawatirkan jika tidak segera ditangani akan semakin meluas.
Kepala Desa Pangkalan, Ukar Heryadi, mengatakan, akses jalan menuju Dusun Cigorowek lumpuh total dan tak bisa dilewati oleh kendaraan, baik roda 4 maupun roda 2 mengingat jembatan Sungai Cijauh ambruk karena tergerus derasnya air.
“Kami sudah melaporkan kejadian ini ke BPBD dan juga Dinas PUPR agar mereka bisa langsung meninjau ke lokasi dan secepatnya ditindaklanjuti,” kata Ukar kepada Koran HR, Selasa (11/12/2018).
Ukar menambahkan, bahwa 450 Kepala Keluarga (Kk) di Dusun Cigorowek tersebut memanfaatkan jembatan tersebut sebagai satu-satunya akses menuju daerah lain. Sehingga, dengan kejadian tersebut aktivitas warga terganggu.
“Hujan deras kali ini juga mengakibatkan ratusan meter sawah milik warga longsor, termasuk saluran air/selokannya juga tak berfungsi. Jembatan ambruk Ini harus segera ditindaklanjuti mengingat para petani sudah memasuki musim tanam, dan dihawatirkan jika saluran airnya tidak segera diperbaiki akan memperlebar longsoran karena debit airnya cukup besar,” pungkas Ukar. (Ceng/Koran HR)