Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Gudang penyimpanan logistik Pemilu 2019 KPU Pangandaran dinilai kurang representative dan memenuhi standar operasional prosedur (SOP). Pasalnya, jika terjadi hujan besar rentan terkena air, bahkan rawan terdampak banjir.
Menurut Kepala Sub Bagian Umum KPU Pangandaran, Imam Mustofa Kamal, bahwa penyimpanan logistik Pemilu ini sebagaimana regulasinya telah diatur dalam Surat Edaran KPU RI nomor 1256/PP.10.5.-SD/07SJ/VIII/2018 tentang Pemeliharaan dan Inventarisasi Logistik Pemilu Tahun 2019. Surat tersebut yang diterbitkan pada 14 Agustus 2018 lalu.
“Termasuk juga di dalamnya dijelaskan soal anggaran sewa gudang yang mana sudah teralokasikan pada DIPA di masing-masing KPU yang ada di seluruh daerah di Indonesia,” jelasnya.
Adapun dalam SOP tersebut, lanjut Imam, setidaknya memiliki prinsip 5R, yakni ringkas, rapih, resik, rawat dan rajin. Dari prinsip tersebut, gudang logistik semuanya diatur mulai dari sirkulasi udara, barangnya ditata dengan baik, terhindar dari kecoa maupun tikus serta aman dari bencana.
“Gedung yang saat ini disewa rawan tikus yang menggerogoti logistik. Memang seharusnya gudang itu dikelilingi pagar serta dijaga oleh petugas keamanan guna memastikan logistik yang ada baik-baik saja. Gedung yang saat ini disewa KPU Pangandaran ada dua gudang,” pungkasnya. (Ceng2/R6/HR-Online)