Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Sebuah goa yang berada di Desa Cimindi, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran yang bernama Goa Madlani memiliki cerita unik. Pasalnya, goa tersebut konon memiliki sejarah pada zaman penjajahan.
Ading (64), mengatakan, goa yang bernama Madlani tersebut berawal dari pemilik lahan lokasi goa yang bernama Madlani.
“Aki Madlani dapat lahan tersebut dari salah seorang tawanan Belanda yang mana hukumannya digantikan oleh beliau, sehingga beliau dikasih lahan itu yang ada goanya,” kata Ading, Minggu (02/12/2018).
Ading menambahkan, bahwa Madlani dipercaya memiliki kesaktian yang sangat luar biasa. Yakni wujud raganya bisa menjadi dua di lokasi yang berbeda.
Baca Juga : Suguhkan Keindahan Alam, Pengunjung Wisata Body Rafting Ciwayang Pangandaran Terus Meningkat
Pada medio tahun 1940-1945, sambung Ading, seorang tawanan Belanda terpaksa harus dipenjara selama satu tahun karena dinilai melanggar. Lantaran enggan dihukum, akhirnya Madlani pun menawarkan jasa agar bisa menggantikan tawanan tersebut selama satu tahun.
“Aki Madlani tetap dipenjara. Tapi, anehnya, dia di rumah juga ada. Tapi kejadian tersebut yang tahu hanya keluarganya saja, sedangkan belanda tidak tahu. Pasca dipenjara, tawanan tersebut memberikan lahan seluas 8 hektar. Goa Madlani ini juga dikenal sebagai tempat istirahat Aki Madlani. Serta melakukan pertemuan dengan salah satu tokoh penyebar islam di Priangan Timur, KH Khoer Affandi,” tuturnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, goa tersebut juga diketahui memiliki pusaka dan benda berharga yang disimpan secara ghaib oleh KH Saji Nur Syamsi.
Disimpannya benda berharga tersebut ketika KH Saji merasa kondisi Negara pada waktu itu sedang tidak stabil.
Karena cerita ini, banyak sekali orang yang terobsesi mendapatkan pusaka dan benda berharga di dalam goa tersebut dengan cara ritual. Namun, belum ada yang berhasil. (Ceng2/R6/HR-Online)